Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Torang Kanal

Melia Bogari, 'Kesannya Luar Biasa'

Selama beberapa hari mengikuti kegiatan Shaolin di Manado, Sulawesi Utara, Melia Bogari merasa senang dan bangga.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/HANDHIKA DAWANGI
Melia Bogari 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Selama beberapa hari mengikuti kegiatan Shaolin di Manado, Sulawesi Utara, Melia Bogari merasa senang dan bangga.

"Karena merupakan satu kebanggaan tersendiri bisa menemani para Biksu Shaolin sampai bisa berjumpa dengan wali kota," ujar Wanita Kelahiran Manado, 9 Juli 1990 ini kepada TribunManado.co.id, Rabu (7/3/2018) malam.

Kata warga Wonasa ini, sangat berkesan ketika mengikuti semua kegiatan Shaolin di Manado.

"Kesannya luar biasa sih. Karena banyak hal-hal baru juga yang bisa dipelajari," ujar anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Lius Bogari dan Liem Giok Ping ini.

Cewek yang hobi nonton dan baca buku ini mengatakan, yang sulit saat bersama Shaolin yakni berinteraksi dengan mereka.

"Karena kebiasaan orang China dan Indonesia ada sedikit perbedaan. Cara mengatasinya saya harus meningkatkan komunikasi dengan lebih baik," ujar dia.

Melia berharap ke depan ada penerbangan langsung ke Kota Putian China, tempat para Shaolin Selatan.

"Semoga pak wali bisa menambah dan membuka penerbangan langsung dari China ke Manado. Karena turis yang paling banyak di Manado sekarang itu dari china. Semoga bisa ada penerbangan langsung dari Putian ke Manado, dengan begini kita bisa lebih gampang mengundang para bikkhu shaolin untuk datang mengisi acara," ujar dia. (Tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved