Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Percaya Diri, Cak Imin Optimis Jokowi Akan Tawarkan Posisi Cawapres Padanya

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengaku, optimistis Presiden Joko Widodo akan menawarkan dirinya posisi sebagai Cawapres di Pilpres 2019

Editor:
Kolase
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan Presiden Joko Widodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku, optimistis Presiden Joko Widodo akan menawarkan dirinya posisi sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019.

Politisi yang akrab disapa Cak Imin itu tetap optimistis meski beberapa parpol sudah mengajukan sejumlah nama untuk disandingkan dengan Jokowi.

"Saya masih optimistis Pak Jokowi akan mengajak saya," ujar Cak Imin saat ditemui di Gedung Serbaguna Masjid Baiturrahman, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Cak Imin mengatakan, partainya kemungkinan akan tetap berkoalisi dengan partai politik pendukung Presiden Jokowi di 2019.

Di sisi lain, ia tidak menampik adanya tawaran dari parpol di luar pendukung Jokowi untuk berkoalisi.

Cak Imin juga mengaku sempat ditawari untuk maju sebagai calon presiden dan membentuk poros baru.

Meski demikian, kata Cak Imin, keputusan PKB terkait arah koalisi di Pilpres 2019 masih menunggu pendapat para kiai dan ulama Nahdlatul Ulama (NU).

"Tapi saya secara pribadi dan teman-teman kebanyakan juga merasa lebih nyaman dengan koalisi yang sudah ada. Meskipun koalisi baru banyak yang mengajak dan kemudian menjadi alternatif. Saya jawab kepada teman-teman itu, ya kita saling mendoakan," kata Cak Imin.

Saat ini ada lima partai yang sudah mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo sebagai petahana.

Kelima partai tersebut adalah PDI-P, Golkar, PPP, Partai Nasdem dan Partai Hanura.

Sementara PAN, PKS, PKB, dan Partai Demokrat belum mendeklarasikan siapa calon presiden yang akan didukungnya.

Prabowo Subianto yang terus didorong Partai Gerindra untuk maju lagi sebagai Capres 2019 mengaku tengah konsolidasi dengan Ketum PKB.(Kompas TV)
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved