NIK dan KK Jadi Masalah Registrasi Kartu di Bolsel
Masalah paling banyak yang dialami oleh warga Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dalam melakukan proses registrasi kartu seluler
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken
TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Masalah paling banyak yang dialami oleh warga Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dalam melakukan proses registrasi kartu seluler adalah ketidak cocokan antara Nomor Induk Keluarga dan Nomor Kartu Keluarga (NKK).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bolsel, Gunawan Otuh, Minggu (4/2).
"Ada sebanyak 10 orang mengalami masalah ini, tapi semua sudah teratasi dengan baik melalui pembaharuan data," ujarnya.
Ketidak cocokan tersebut karena KK tidak diperbaharui oleh yang bersangkutan.
"Misalnya ada anggota keluarga yang sudah kawin tapi belum dikeluarkan dalam daftar KK induk," ujarnya.
Begitu juga yang sudah meninggal tapi belum dilakukan perubahan data, sehingga mudah terjadi ketidak cocokan dan gagal dalam proses registrasi.
"Lebih parah lagi kalau sudah menikah tapi tidak punya KK, maka tidak akan teregistrasi," ujarnya.
Yang masih mengalami masalah seperti ini diharapkan dapat memperbaiki dokumen kependudukannya, sehingga tidak akan mengalami kesulitan seperti diatas. (lix)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/otuh-menandatangani-akta-kelahiran_20180304_142928.jpg)