Maryke Optimis Dispenda UPTD Mitra Capai Target PAD
"Banyak kendaraan dari Minse yang belum bayar pajak sehingga timbul piutang pada kami,"
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Dinas pendapatan daerah (Dispenda) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) diperhadapkan munculnya piutang dalam menerima pembayan pajak dari wajib pajak (WP).
Maryke Tumembouw, Kepala seksi pelayanan PKB dan BBNKB Dispenda Mitra hal tersebut disebabkan karena Dispenda UPTD Mitra pindahan dari Minsel.
"Banyak kendaraan dari Minse yang belum bayar pajak sehingga timbul piutang pada kami, nah upaya yang akan dilakukan adalah melakukan penghapusan," jelas Maryke Jumat kemarin.
Dijelaskannya sebagian besar kendaraan yang tercatat di Minsel kondisinya di Mitra sudah tidak jalan dan rusak tak terpakai. Kondisi itu mempengaruhi perbandingan kendaraan atau WP yang melakukan bayar pajak, dibandingkan tahun kemarin jumlah kendaraan 15 ribuan yang membayar hanya setengah.
Dispenda UPTD Mitra mencatat untuk pendapatan asli daerah (PAD) di triwulan I sampai bulan Februari 2018 Rp 2.671.789.890 atau 18,34 persen. Untuk waktu dari triwulan I hingga bulan Maret 2018 posisi normal penerimaan PAD rata-rata diangka 15 sampai 20 persen.
Adapun target pada triwulan I15 persen dari pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2018 Rp 14.567.726.882. "Kami optimis akan capai targetnya," ujarnya sesumbar.
Hingga Februari 2018 PAD yang diterima besumber dari Bea balik nama kendaraan bermotor (BNKB), sebagai penghasil PAD paling besar Rp 1.373.051.250 miliar. Kemudian disusul pajak kendaraan bermotor (PKB) Rp 1.274.273.240 dan benda PKB Rp 24.227.400 juta.
"Jumlah kendaraan yang membawar pajak hingga Februari 2018 adalah 1.506 wajib pajak dari jumlah kendaraan 16 ribuan," tukasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/uptd-mitra_20180302_174304.jpg)