5 Tips Untuk Membantu Orang yang Menderita Gangguan Makan

Tapi semakin cepat seseorang berbicara dan mendapat perawatan yang mereka butuhkan semakin cepat mereka bisa pulih.

5 Tips Untuk Membantu Orang yang Menderita Gangguan Makan
CGTN
Makan es batu jadi populer di China. Banyak warganet yang menyaksikan siaran langsung makan es batu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diperkirakan 1,25 juta orang di Inggris memiliki kelainan makan.

Tahun ini, Pekan Kesadaran Gangguan Makan berlangsung dari tanggal 26 Februari sampai 4 Maret. Kampanye 2018 berfokus untuk mengajukan pertanyaan 'Why Wait?'

Rata-rata, seseorang yang mengalami gejala gangguan makan menunggu 149 minggu sebelum mencari pertolongan. Itu hampir tiga tahun, 37 bulan atau 1.043 hari.

Tapi semakin cepat seseorang berbicara dan mendapat perawatan yang mereka butuhkan semakin cepat mereka bisa pulih.

"Gangguan makan adalah penyakit yang menghancurkan yang dapat menyebabkan tekanan fisik dan psikologis yang parah bagi penderitanya, memiliki tingkat kematian tertinggi karena gangguan kejiwaan lainnya," ahli gizi Harley Street Rhiannon Lambert, yang bekerja dengan banyak orang yang menderita gangguan makan, mengatakan kepada The Independent .

Jika Anda khawatir bahwa anggota keluarga atau teman mungkin menderita gangguan makan, akan sulit untuk mengangkat masalah ini dengan mereka. Kita sering tidak tahu bagaimana mengatasinya atau khawatir kita akan mengatakan hal yang salah, meski kita hanya peduli dengan kesehatannya.

"Seringkali orang dengan gangguan makan menyangkal atau tidak menyadari ada masalah, tapi itu tidak berarti mereka tidak sakit," Lambert menjelaskan.

Jika Anda mencurigai orang yang dicintai menderita gangguan makan, berikut adalah lima tip tentang bagaimana cara mendukungnya melalui masa sulit ini.

1. Tahu apa yang sedang Anda hadapi
"Biasakan diri Anda dengan gejala kelainan makan, jadi Anda merasa terinformasi saat mendiskusikannya dengan mereka," kata Lambert.

Setelah Anda selesai melakukan penelitian, pilihlah momen Anda dengan bijak. "Pilihlah waktu untuk berbicara dengan mereka saat Anda berdua tidak merasa marah atau marah," saran Lambert. "Hindari kapan saja sebelum atau sesudah makan dan Anda mungkin akan mendapatkan respons yang lebih baik dari mereka."

Halaman
12
Penulis: Try Sutrisno
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved