Gara-gara Investasi Bodong, Kerugian Masyarakat Capai Rp 105,8 Triliun

Investasi bodong atau ilegal menyebabkan total kerugian masyarakat di Indonesia sampai ratusan triliun.

TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Tongam L Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Investasi bodong atau ilegal menyebabkan total kerugian masyarakat di Indonesia sampai ratusan triliun.

Tongam L Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi mengungkapkan, kerugian karena investasi bodong sejak 2007 hingga 2018 mencapai Rp 105,8 triliun.

"Ini kemungkinan nambah lagi 2018, karena ada kasus-kasus baru bermunculan," ungkap Tobing pada kegiatan Gathering dan Pelatihan Wartawan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Hotel Four Points Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/2/2018).

Sejumlah kasus investasi bodong yang mencuat contohnya Pandawa Depok,. Berhasil menghimpun dana Rp 3.8 triliun dari masyarakat.

Ironisnya para peserta investasi bodong ini berpendidikan , banyak berprofesi sebagai PNS.

Pemilik investasi bodong ini Murianto, yang punya pendidikan rendah

"Tersangka ini gelarnya MBA, master tukang bubur, tidak tamat SD," ujar Tobing.

Banyak kasus PNS Gadai gajinya di Bank "SK PNS disekolahkan di Bank, tapi nggak tamat-tamat," ujarnya

Di Cirebon, ada CSI yang berhasil menghimpun dana Rp 1,6 triliun

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved