Prostitusi Online di Manado

Polda Sulut Tetapkan 7 Tersangka Kasus Prostitusi Online

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) menetapkan tersangka pada kasus prostitusi online.

Polda Sulut Tetapkan 7 Tersangka Kasus Prostitusi Online
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) menetapkan tersangka pada kasus prostitusi online. 

*Pasal 4 (1) "Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor ,menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat
a. persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang
b. kekerasan seksual
c. masturbasi atau onani
d. ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan
e. alat kelamin, atau
f. pornografi anak.

*Pasal 30 "Setiap orang yang menyediakan jasa pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama enam tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp 250 juta dan paling banyak Rp 3 milliar.

*Pasal 4 ayat (2) "Setiap orang dilarang menyediakan jasa pornografi yang ;
a menyajikan secara eksplisit ketelanjangan atau tampilan uang mengesankan ketelanjangan
b. menyajikan secara eksplisti alat kelamin
c. mengeksploitasi atau memamerkan aktivitas seksual atau
d. menawarkan atau mengiklankan, baik langsung maupun tidak langsung layanan seksual.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik

Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) "Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan atau paling banyak Rp 1 milliar

Polda Sulut tangkap pelaku prostitusi berbasis online pada Kamis (22/2/2018).
Polda Sulut tangkap pelaku prostitusi berbasis online pada Kamis (22/2/2018). (TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)

Mawar Takut Balas Chatting Pelanggan

Pasca-penangkapan dua belas orang terkait prostitusi online, oknum pemberi jasa prostitusi mulai berhati-hati menggunakan aplikasi chatting BeeTalk.

Mawar (bukan nama asli) misalnya, kepada tribunmanado.co,id mengaku sudah takut.

"Sejak ada berita penangkapan saya jadi takut membalas chat tamu," ujar Mawar (26) Minggu (25/2/2018) pagi.
Mawar pun mengaku bingung, mau mencari uang dimana.

"Sudah tiga hari saya tidak menerima tamu. Saya bingung bagaimana mau cari uang," ujar Mawar.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved