Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini Program Lemkari Sulut 2018

Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Sulawesi Utara sementara melakukan pelatihan atlet Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON).

Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
Lemkari Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Sulawesi Utara sementara melakukan pelatihan atlet Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON).

PON akan dilaksanakan di Papua tahun 2020.

"Kami juga sementara merapatkan barisan. Itu untuk menunjang karate sebagai cabang olahraga unggulan di Sulawesi Utara," kata ketua Lemkari Sulut Adry Manengkey, Minggu (25/2/2018) kemarin.

Ia menambahkan, Lemkari Sulut juga banyak membentuk kepengurusan di cabang-cabang yaitu kabupaten dan kota.

Syarat khusus kepemimpinan sudah dibuat.

"Harus dapat dipercaya. Juga terbuka untuk perubahan," katanya.

Ia mengatakan, mereka juga bertanggung jawab mengemban tugas organisasi.

Mereka juga harus tergantung dengan organisasi, masyarakat serta orangtua Kohai.

"Calon pemimpin juga memiliki integritas. Karateka juga tidak boleh sombong," katanya.

Sabtu (24/2/2018) juga diadakan pelatihan pengcab Manado.

Ada juga pembukaan Dojo Universitas Sam Ratulangi.

Di awal tahun, Lemkari Sulut juga sudah membuat kenaikan sabuk karateka dilaksanakan di Manado beberapa hari terakhir.

Ujian itu bertaraf nasional.

"Kegiatan diikuti seluruh pengcab kabupaten atau kota Sulut juga dari Papua dan dari Jakarta," ujar Adry.

Ia mengatakan karena ujian bertaraf nasional yang datang menguji langsung ketua dewan guru PB lemkari Suseki Sihan Haried Taning karateka DAN VII, Sihan Yulianto Karateka DAN VI serta sihan Sulfikly Karateka DAN VI.

"Itu dimulai dengan terlebih dahulu latihan Gasukhu selama 2 hari serta 1 hari ujian sampai dengan malam hari. Salah satu hal yang kami pahami sesuai pembinaan dewan guru ujian meliputi intelektual pelatih dan yang akan dilatih," katanya. 

Manengkey mengatakan hal lain yang diuji ialah fokus terhadap sasaran, irama gerakan yang terlatih konsentrasi dan terhadap sasaran.

"Terutama kami diajarkan kerendahan hati terhadap sesama sebab menurut dewan guru, kekuatan utama seorang karateka terletak pada aspek kerendahan hati. Mereka tidak angkuh dan sombong, sanggup menjaga sopan santun dan memiliki kepribadian serta mampu menguasai diri," katanya.

Manengkey disaksikan Dewan guru dan semua karateka yag ikut ujian DAN juga melantik pengurus cabang khusus TNI dan cabang Minahasa Sabtu (3/2/2018).

Pelantikan di Diklat keagamaan  kementrian agama.(Tribun Manado/David Manewus)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved