Membangun Kota Manado dari Secangkir Kopi
Secangkir kopi mempertemukan beberapa orang dari berbagai latar belakang di Rumah Kopi Tikala, Manado, Sulawesi Utara.
Penulis: Finneke | Editor: Alexander Pattyranie
Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Secangkir kopi mempertemukan beberapa orang dari berbagai latar belakang di Rumah Kopi Tikala, Manado, Sulawesi Utara.
Dari pertemuan ini, lahirnya ide untuk membangun Kota Manado dengan berbagai program.
Sekelompok orang ini lalu berkomitmen membentuk Himpunan Kerukunan Keluarga Besar Rumah Kopi Tikala.
Sesuai namanya, komunitas ini menjadikan Rumah Kopi Tikala yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Tikala Kumaraka, Lingkungan I, sebagai markas.
Komunitas yang terbentuk sejak tahun 1980an ini beranggotakan kurang lebih 200an orang. Komunitas ini sudah melahirkan beberapa generasi. Dari berbagai profesi, mulai dari politikus, dosen, polisi, pengusaha serta profesi lainnya. Komunitas ini juga berasal dari beragam etnis.
Wakil Ketua I, HKKBRKT, John Rondonuwu mengatakan komunitas ini menggelar berbagai kegiatan seperti bakti sosial, kerja bakti, diskusi dan berbagai kegiatan lainnya.
"Dari semua kegiatan kami, yang pasti kami mau turut membangun Kota Manado. Semua profesi ada di sini. Dari rumah kopi ini, banyak terlahir pemikiran-pemikiran bagaimana membangun kota ini," ujarnya Jumat (23/2/2018).
Setiap hari komunitas ini berkumpul di Rumah Kopi Tikala. Tempat ini terlihat selalu ramai. Tak semua anggota atau pengurus yang kumpul, hanya beberapa saja yang bisa.
Nanti setelah kegiatan, akan terkumpul pengurus dan anggota dari berbagai kalangan dan generasi. Pengurus HKKBRKT berganti dalam setiap tiga tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/himpunan-kerukunan-keluarga-besar-rumah-kopi-tikala_20180225_113007.jpg)