Maraknya Prostitusi Online, PHRI: Hotel Harus Tanyakan Tanda Pengenal

Adanya prostitusi online yang sering memanfaatkan hotel untuk ajang pertemuannya, memberikan keprihatinan tersendiri.

Maraknya Prostitusi Online, PHRI: Hotel Harus Tanyakan Tanda Pengenal
TRIBUN MANADO/HERVIANSYAH
ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Adanya prostitusi online yang sering memanfaatkan hotel untuk ajang pertemuannya, memberikan keprihatinan tersendiri.

Hal ini karena bisa membuat image yang kurang baik bagi hotel.

"Untuk itu di setiap hotel selalu harus menanyakan tanda pengenal seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada setiap tamu yang datang," ujar Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Utara (Sulut) Johny Lieke, Minggu (25/2/2018).

Lieke menambahkan, dengan meminta tanda pengenal pada saat check in sehingga bisa mengetahui tamu yang datang ke hotel.

Sehingga bisa mengetahui siapa yang datang.

Begitu pula jika tamu yang datang dari luar negeri harus diminta paspor.

"Sehingga bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Namun demikian pihaknya kesulitan untuk melakukan pencegahan lebih jauh lagi, karena cukup sulit untuk mengetahui.

"Yang jelas hal tersebut perbuatan tidak baik, sehingga kami melarangnya," ungkapnya. (Tribun Manado/Herviansyah)

Penulis:
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved