Sisi Lain - Adolf Hitler Surat WaisaySoal Warisan dan Asmara

Selain membuat testamen politik, Adolf Hitler juga membuat surat wasiat yang didiktekannya kepada sekretarisnya.

Adolf Hitler dan Eva Braun pada 1936 | Daily Mail 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selain membuat testamen politik, Adolf Hitler juga membuat surat wasiat yang didiktekannya kepada sekretarisnya.

Dalam wasiatnya, ia menjelaskan mengapa ia menikah dan mengapa bersama istrinya akan bunuh diri bersama.

Ia juga berpesan agar kekayaannya yang ada dapat diwariskan kepada sanak keluarganya untuk menunjang kehidupan mereka secara sederhana.

Dalam hal ini, harus diakui Hitler walau kekuasaannya tidak terbatas, namun ia tidak korup untuk memperkaya diri.

Hal ini berbeda sekali dengan sejumlah pengikutnya yang suka memperkaya diri, seperti Goering. Ia menganggap hartanya adalah milik partai atau negara.

“Sekalipun saya dalam tahun-tahun perjuangan dulu yakin tidak dapat memikul tanggung jawab perkawinan.

Kini menjelang akhir hidup, saya memutuskan menikahi wanita yang telah cukup lama menjadi teman yang sesungguhnya, yang telah datang ke kota ini.

Dan dengan kemauannya sendiri ingin berbagi dengan nasib saya. Ia akan mati bersama saya atas keinginannya sendiri selaku istri.

Hal ini merupakan kompensasi bagi kami berdua atas segala apa yang hilang dari kami selama saya bertugas melayani rakyat saya ...

Adalah keinginan kami berdua agar tubuh kami segera dibakar di tempat saya paling banyak melaksanakan pekerjaan sehari-hari selama 12 tahun pengabdian kepada rakyat saya ...”

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved