Saat Striptease Jadi Tren untuk Hibur Pelayat di Pemakaman di Desa-desa di China

'Perang' terhadap pertunjukkan striptease di pemakaman sudah lebih dari satu dekade lalu.

Saat Striptease Jadi Tren untuk Hibur Pelayat di Pemakaman di Desa-desa di China
Global Times
Anak-anak dan dewasa menonton pertunjukkan striptease.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menggelar tarian telanjang jadi tren di acara pemakaman di pedesaan di China.

Pemerintah China pun berupaya untuk mencegah agar fenomena ini terus merebak.

Bulan lalu, kementerian kebudayaan negara itu telah menyatakan akan menyasar striptease.

Target lainnya adalah pertunjukan cabul, pornografi, dan vulgar lainnya pada acara pemakaman dan pernikahan.

'Perang' terhadap pertunjukkan striptease di pemakaman sudah lebih dari satu dekade lalu.

Pemerintah China melakukannya sejak 2006. Kemudian, 2015, China kembali meluncurkan kampanye kembali.

Nah, yang terbaru, China memfokuskan perang terhadap cabul di 19 kota yang berada di empat provinsi.

Adapun empat provinsi itu adalah Henan, Anhui, Jiangsu dan Hebei.

Demikian pernyataan di situs Kementerian Kebudayaan China yang dikutip Telegraph.

Pemerintah akan memberikan hadiah kepada warga yang melaporkan tentang acara striptease di pemakaman.

Halaman
12
Penulis: Edi Sukasah
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved