Polisi di London Minta Pencinta Ayam Berhenti Melaporkan Krisis KFC
Pencinta ayam di London telah meminta polisi untuk menyelesaikan krisis penutupan KFC.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pencinta ayam di London telah meminta polisi untuk menyelesaikan krisis penutupan Kentucky Fried Chicken (KFC).
Begitu banyak orang yang menghubungi polisi tentang kekurangan ayam dan bahkan mereka menggunakan Twitter untuk memberi tahu bahwa penutupan restoran favorit mereka bukanlah keadaan darurat.
"Tolong jangan hubungi kami mengenai KFCCrisis - ini bukan masalah polisi jika restoran favorit kamu tidak menyajikan menu yang kamu inginkan," tulis petugas polisi melalui akun Twitter @MPSTowerHam.
Dilansir Tribunmanado.co.id dari laman Metro.co.uk, Rabu (21/2/2018), lebih dari 2.700 orang telah berbagi tweet itu untuk membantu penyebaran pesann agar para polisi bisa berkonsentrasi melawan kejahatan daripada menangani masalah unggas.
Ketakutan dan kebencian yang disebabkan oleh KFC yang kehabisan ayam telah mengejutkan semua orang bahkan dengan anggota parlemen yang mendapat telepon meminta mereka untuk membantu setiap orang.
Konstituen MP Buruh untuk Bermondsey dan Old Southwark Old Southwark Neil Coyle mengontaknya tentang krisis ayam ini.
"Saya telah dihubungi oleh pelanggan KFC yang kecewa di Borough High ST SE1&St # SE1 & Walworth Rd # SE17 hari ini" tulisnya di Twitter.
Sekitar 700 dari 870 toko di Inggris telah ditutup setelah sebuah kegagalan besar pada perusahaan pengiriman yang meinggalkan restoran tanpa ayam .
Telah diklaim bahwa kekacauan pengiriman menambah biaya perusahaan £ 1 juta per hari sementara dikhawatirkan staf pada kontak nol jam akan kehilangan gaji.
Penggemar KFC menelepon polisi tentang kesengsaraan kuliner mereka. (metro.co.uk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kfc-london-tutup_20180221_130505.jpg)