Tombukuku Serukan Reunifikasi UKIT, Peringati Dies Natalis ke-51
Joke Luis Tombuku, Dosen Univeristas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) Yayasan AZR Wenas, Sulawesi Utara, menyerukan agar ada reunifikasi terhada...
Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID - Joke Luis Tombuku, Dosen Univeristas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) Yayasan AZR Wenas, Sulawesi Utara, menyerukan agar ada reunifikasi terhadap perguruan tinggi kebanggaan warga GMIM ini.
Seruan itu disampaikan Tombuku saat memperingati Dies Natalis ke-51 UKIT pada Selasa (20/2/2018)
"Hari ini UKIT genap berusia 51 tahun. Jadi, mari kita wujudkan reunifikasi UKIT. Cukup sudah saling klaim, sebab banyak energi yang terbuang. Semua punya benar dan salah, jadi mari kita satukan," tegas Tombuku.
UKIT hingga kini masih terbelah, yakni UKIT YPTK dibawah pimpinan RAD Siwu dan UKIT Yayasan AZR Wenas yang dipimpin Yoppie Pangemanan serta Prof Mesakh Ratag.
"Ayo doa dan aksi bersama. Kita bicara, sepakati dan wujudkan. Jangan surut dengan tantangan, reunifikasi adalah harga mati. Yayasan boleh 100, tapi UKIT harus satu," ujar Tombuku.
Keberadaan UKIT menurut Tombuku sangat penting.
Sebab, menjadi alat pelayanan gereja di bidang pendidikan yang menghasilkan sumber daya manusia berkualitas demi kemajuan gereja, masyarakat, dan daerah ini.
"Jika belum ada reunifikasi, kegiatan akademik akan terus terganggu. Mahasiswa dan orangtua pun gelisah, sebab tidak tahu akan ikut yang mana. Sebab semua pihak merasa legal sertai diakui GMIM," tukasnya.(Tribun Manado/Warstef Abisada)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/joke-luis-tombuku_20180220_131106.jpg)