Pemburu Tikus Winebetan Temukan di Lubang, Magritje Kaget Suaminya Ditemukan Sudah Membusuk

Warga Desa Winebetan, Kecamatan Langowan Selatan, Minahasa, Sulawesi Utara, dihebohkan atas penemuan mayat, Selasa (20/2/2018).

Pemburu Tikus Winebetan Temukan di Lubang, Magritje Kaget Suaminya Ditemukan Sudah Membusuk
Olah TKP penemuan mayat di Desa Winebetan, Kecamatan Langowan Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Warga Desa Winebetan, Kecamatan Langowan Selatan, Minahasa, Sulawesi Utara, dihebohkan atas penemuan mayat, Selasa (20/2/2018).

Ditemukannya sosok mayat berjenis kelamin laki-laki ini berawal dari para pencari hewan tikus yakni, Mel Sembel (42), Adri Sembel (52), dan Alvin Sembel (25) yang merupakan warga Kopiwanger, Kecamatan Langowan Barat.

Para pemburu tikus ini melihat ada sebuah lubang saat mendekat ada seutas tali terikat di batang kayu yang roboh tepat di atas lubang kemudian mereka melihat ke dalam lubang, terlihat ada bentuk tulang tangan manusia dan ada baju serta sebuah ransel.

"Kami hendak berburu tikus, kan biasanya tikus bersembunyi di dalam lubang, kami kaget ada tulang dan kain," kata Alvin Sembel.

Kemudian mereka bergegas memberitahukan kepada pihak berwajib.

Kapolsek Langowan Iptu Mardy Tumanduk SH mengatakan, dari informasi tersebut tim forensik Polres Minahasa langsung menuju ke TKP.

"Dari hasil olah TKP tim forensik, dipastikan bahwa mayat tersebut merupakan orang yang dicari selama ini yang bernama Ari Rundengan (65)," katanya.

Lanjut Kapolsek, pihak keluarga mengatakan benar bahwa lelaki itu merupakan keluarga mereka yang selama ini hilang.

"Kami sudah serahkan kepada keluarga dan kemudian disemayamkan. Kita masih menyelidiki kasus ini," katanya.

Sang istri tak percaya suaminya yang selama ini hilang, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Magritje Winokan, istri dari Ari mengatakan, seingatnya pada 9 September 2017 sekira pukul 08.00 Wita, sempat membawa ransel kemudian pamit pergi bekerja sebagai tukang di Desa Raranon, Kecamatan Langowan Barat.

"Nah sejak pamit waktu itu sudah tidak pulang-pulang, kami sempat melaporkan kepada pihak berwajib serta kepada hukum tua," katanya.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved