Buron 10 Bulan, Pelaku Penganiayaan Akhirnya Terciduk Tim Paniki Polresta Manado

Pelaku diketahui menganiaya perempuan bernama Olivia Harimisa (21), warga Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan Paal Dua.

Buron 10 Bulan, Pelaku Penganiayaan Akhirnya Terciduk Tim Paniki Polresta Manado
Istimewa

Laporan Wartawan Tribun Manado, Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kerja keras tim Paniki Polresta Manado kembali membuahkan hasil.

Pelaku penganiayaan yang sempat buron kurang lebih sepuluh bulan berinisial AA alias Fandi (22), warga Kecamatan Tuminting, kini harus mendekam dibalik jeruji besi Polresta Manado, Senin (19/2).

Pelaku diketahui menganiaya perempuan bernama Olivia Harimisa (21), warga Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan Paal Dua.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Tumumpa Satu, Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, sekira pukul 21.00 Wita, Kamis (13/4/2017) lalu.

Penangkapan berawal saat tim melakukan patroli di wilayah polsek Tuminting dan mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di rumahnya.

"Kami langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku," ujar Katim Paniki Rimbas Tiga, Aiptu Karimuddin.

Diketahui, pelaku melakukan penganiayaan dengan cara membawa korban yang diketahui saat itu adalah pacarnya ke sebuah perkuburan.

Disana pelaku mengikat leher korban dengan menggunakan seutas tali.

Akibatnya, korban susah bernafas dan langsung pingsan.

Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara melalui Kasubag Humas AKP Rolly Sahelangi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Pelaku sudah diamankan dan akan diproses sesuai hukum berlaku," tandas Sahelangi.

Penulis: Nielton Durado
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved