Wah, Tahun 2019 Mikrolet tak Bisa Masuk Samrat dan Boulevard, Ini Alasannya

Tak ada mikrolet yang melintas di Samrat dan Boulevard. Dalam kota harus naik shuttle bus...

Wah, Tahun 2019 Mikrolet tak Bisa Masuk Samrat dan Boulevard, Ini Alasannya
FINNEKE WOLAJAN
Polisi lalu lintas tengah mengatur kendaraan di zero poin 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Kota Manado menargetkan tahun 2019 program angkutan kota-shuttle bus dan parkir tol segera beroperasi.

Dinas Pekerjaan Umum tengah mempersiapkan pembangunan terminal pemberangkatan.

"Jadi teminal ada dua, di Kalimas dan di Malalayang. Warga bisa memarkir kendaraan di sini, lalu naik transportasi angkutan massal ke pusat kota.

Begitu pula di Malalayang," ujar Kepala Dishub Manado, M Sofyan.

Nantinya tak ada lagi angkot di dalam kota.

Masyarakat bisa menggunakan transportasi massal tersebut. Kalau ingin kendaraan pribadi masuk kota, harus berbayar sistem tol.

"Tak ada mikrolet yang melintas di Samrat dan Boulevard. Dalam kota harus naik shuttle bus.

Angkutan ini rencananya gratis. 2019 mulai jalan, PU tengah membangun sarana penunjang," ucapnya.

Konsep yang disingkat aspol adalah sebuah konsep baru penanggulangan kemacetan di Kota Manado.

Sistem pengangkutan penumpang dalam kota tetap melibatkan kontribusi angkot.

Namun mengedepankan pengaturan, pengalihan rute angkot dan pengontrolan volume lalu lintas pada ruas-ruas jalan yang sibuk.

Dengan melakukan pembatasan jumlah mobil penumpang dan pemberlakuan tol pada ruas-ruas jalan sibuk tersebut. (fin)

foto finneke wolajan

Penulis: Finneke
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved