Siska Dulu Bisa Dapat Rp 1 Juta, Tahun Ini Angpao Menurun

Angpao tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, demikian Siska Lonto (60) warga Malalayang.

Siska Dulu Bisa Dapat Rp 1 Juta, Tahun Ini Angpao Menurun
FINNEKE WOLAJAN

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Angpao tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, demikian Siska Lonto (60) warga Malalayang. Sudah 12 tahun Siska menjadi pencari Angpao saat Imlek, di Kampung Cina Manado.

Seingatnya, dulu angpao ditaruh di dalam amplop merah. Sekarang tak lagi. Dulu juga, masih ada yang memberi angpao Rp 50 ribu bahkan Rp 100 ribu.

"Rp 5 ribu saja kadang. Kalau sekarang,seribu aja ada," ucapnya saat ditemui di Klenteng Ba Hin Kiong, Jumat (16/2).

Tahun-tahun sebelumnya, Siska masih bisa duduk di dalam klenteng, menunggu angpao. Tapi sekarang ada personel dari TNI yang tak mengizinkan ia dan pemburu angpao. "Dulu saya bisa sampai Rp 1 juta. Karena mereka ngasih uang banyak," ucapnya.

Siska sendiri telah banyak kenal dengan warga keturunan Tionghoa di sini. Ia tahu mana yang biasanya kasi angpao, mana yang tidak. "Ada yang hanya kasi makan, tapi tidak kasi angpao," ucapnya.

Siska yang sudah belasan tahun memburu angpao akhirnya dipertemukan juga dengan pemburu angpao yang sudah lama juga. Meike Rumambi asal Matungkas, tampak sebaya dengan Siska. Telah masuk ke umur senja.

"Banyak yang datang dari luar. Katanya karena di sini kan bebas ibadah. Kalau di tempat mereka katanya tak bebas, mereka takut-takut. Makanya mereka datang di sini. Kalau orang luar biasanya tak kasi angpao," ujar Meike yang juga keturuna Tionghoa. (fin)

Penulis: Finneke
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved