Tak Bisa Diwisuda, Mahasiswa Kedokteran Gigi Unsrat Demo

Ratusan mahasiswa Fakultas Kedokteran program studi Kedokteran Gigi Unsrat menggelar aksi untuk rasa, Selasa (13/2) pagi di Fakultas tersebut.

ARTHUR ROMPIS
Mahasiswa Kedokteran Gigi Demo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ratusan mahasiswa Fakultas Kedokteran program studi Kedokteran Gigi Unsrat menggelar aksi untuk rasa, Selasa (13/2) pagi di Fakultas tersebut.

Mereka memprotes tidak diperpanjangnya akreditasi program studi tersebut hingga menyebabkan puluhan mahasiswa tidak bisa diwisuda.

"Ada 64 mahasiswa profesi dokter gigi dan 12 mahasiswa tidak bisa diwisuda gara - gara akreditasi tidak diperpanjang," kata Riana Mentang, salah satu mahasiswa.

Dikatakan Riana, akreditasi program studi itu berakhir 18 Oktober 2017. Mustinya segera diperpanjang.  "Nyatanya tidak, hingga menyebabkan kami tidak bisa diwisuda," ujar dia.

Menurutnya itu kelalaian pihak Fakultas. Ia mengaku sangat dirugikan. "Kami sudah memenuhi semua persyaratan, sudah bayar SPP, tapi tak jadi wisuda," kata dia.

Riana dan seluruh pendemo kala itu mengenakan baju hitam - hitam sebagai tanda berduka.

Riana sendiri menambah asesoris dukacitanya dengan pita hitam di bajunya. "Ini tanda dukacita, sudah 13 tahun program studi berdiri," ujar dia.

Iwan Wawointana Ketua Forum Dokter Gigi Muda (FDGM) mengungkapkan, belum ada titik temu masalah tersebut.
Rektor Unsrat Ellen Kumaat hanya melempar masalah tersebut pada Dekan.

"Dekan sendiri tak hadir, katanya ke luar kota, padahal surat pemberitahuan sudah kami kirim," kata dia.

Sebut dia, akan ada pertemuan lanjutan mambahas masalah tersebut. Jika pertemuan itu buntu, ia berjanji melakukan aksi lebih besar lagi.

Selain masalah akreditasi, sebut Wawointana, pihaknya juga mengeluhkan masalah kekurangan SDM dan fasilitas di Rumah Sakit Gigi dan Mulut. (Art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved