Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Bolsel Rubah Metode Perencaan Pembangunan Daerah

Berbagai perubahan metode perencanaan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel)

Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
FELIX TENDEKEN
Sekda Marzansius Arvan Ohy, duduk berdampingan dengan Anggota DPRD Bolsel Abdul Razak Bunsal. 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Berbagai perubahan metode perencanaan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dengan tujuan untuk meningkatkan proses perencanaan pembangunan daerah tahun 2018. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Marzansius Arvan Ohy, Selasa (13/2).

Bahwa untuk mencapai optimalisasi perencaan yang baik mulai dari tingkat desa, kecamatan, sampai reses di DPRD Bolsel wajid disesuaikan dengan baik.

"Kami melakukan perubahan sistem perencanaan daerah, dan semua program daerah sudah masuk dalam e-planning," ujar Sekda.

Yang menjadi perhatian bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sistem perencanaan daerah secara otomatis harus terkoneksi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Untuk itu mulai dari Musrenbang, sampai dengan reses DPRD harus teragendakan dengan baik.

"Khususnya yang menyangkut proses perencanaan yang dilakukan harus sesuai ketentuan daerah," ujarnya.

Tambahnya, Dana Insentif Daerah (DID) yang akan dikelola oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami perubahan dalam proses pencairan.

Sehingga kata Sekda, untuk perencanaan program harus disesuaikan dengan posisi anggaran.

"Sebelumnya dana masuk ke rekening daerah satu kali pencairan, nah sekarang untuk 2018 pencairan dilakukan dua kali," tukasnya. (lix)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved