Sejarah Hari ini: Mantan Presiden Serbia Diadili di Belanda

Pada 12 Februari 2002, mantan Presiden YugoslaviaSlobodan Milosevic menjalani sidang perdana di Den Haag, Belanda.

Sejarah Hari ini: Mantan Presiden Serbia Diadili di Belanda
Joe Marquette / POOL / AFP
Presiden Bosnia Alija Izetbegovic (kiri) menyalami Presiden Serbia Slobodan Milosevic disaksikan Presiden Kroasia Franjo Tudjman menjelang pembicaraan damai di Dayton, Ohio, AS pada 1995. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pada 12 Februari 2002, mantan Presiden YugoslaviaSlobodan Milosevic menjalani sidang perdana di Den Haag, Belanda.

Pria berjuluk "Jagal dari Balkan" ini  didakwa melakukan genosida dan kejahatan perang di Bosnia, Kroasia, dan Kosovo.

Hampir di sepanjang proses persidangan Milosevic menjadi pengacara untuk dirinya sendiri hingga sidang berakhir tanpa putusan.

Pasalnya, Milosevic meninggal dunia di selnya dalam usia 64 tahun pada 11 Maret 2006, diduga akibat terkena serangan jantung.

Yugoslavia adalah negara federasi yang didirikan pemimpin komunis Josip Broz Tito pada 31 Januari 1946.

Federasi ini terdiri atas enam negara bagian yaitu Kroasia, Slovenia,Serbia, Bosnia-Herzegovina, Macedonia, dan Montenegro.

Setelah Tito meninggal dunia pada Mei 1980, tanda-tanda keruntuhan Yugoslavia mulai terlihat dan negeri itu terbelah dalam waktu hanya satu dekade.

Milosevic, pria kelahiran 20 Agustus 1920 itu, bergabung dengan Partai Komunis saat berusia 18 tahun dan karier politiknya terus melesat.

Pada 1989, Milosevic menjabat Presiden Republik Sosialis Serbia, yang merupakan negara bagian dari Yugoslavia dan mendirikan Partai Sosialis Serbia pada 1990.

Pada 25 Juni 1991, Kroasia dan Slovenia mendeklarasikan kemerdekaannya dari Federasi Yugoslavia. Alhasil, Milosevic mengirim tentara dan tank ke perbatasan Sloveni.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved