TORANG KANAL

Andi.A.Wulandari: 14 Februari, Peristiwa Merah Putih Merupakan Wujud Kasih Sayang Terhadap NKRI

Begini cara Andi Aprilia Wulandari, mahasiswi yang juga aktif di komunitas Metanarasi, memperingati hari kasih sayang.

Andi.A.Wulandari: 14 Februari, Peristiwa Merah Putih Merupakan Wujud Kasih Sayang Terhadap NKRI
IST
Andi Aprilia Wulandari 

TRIBUNMANADO.CO.ID - PERAYAAN hari kasih sayang pada 14 Februari 2018 telah dinanti-nanti oleh masyarakat, termasuk generasi muda Manado yang ingin merayakannya.

"Generasi muda termasuk di Sulawesi Utara tentunya tak akan melewatkan momen ini" ujar wanita bernama lengkap Andi Aprilia Wulandari, Senin (12/2/2018).

Mahasiswi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi yang akrab disapa Wulan ini menambahkan bahwa pada tanggal 14 Februari tersebut ada momen yang lebih penting untuk diperingati, khususnya bagi generasi muda di Manado.

"Namun sayang, sebagai orang Manado, kita seakan lupa bahwa pada tanggal yang sama 14 Februari tepatnya pada 1946 ada peristiwa bersejarah yang harus menjadi teladan bagi generasi muda".

Wulan yang juga aktif di komunitas literasi 'Metanarasi', menceritakan bahwa pada saat itu pemuda Minahasa menyatukan kekuatan untuk membela dan mempertahankan NKRI.

"Apalagi ada pepatah mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya," ungkap wanita yang hobi traveling ini.

Wulan beranggapan bahwa dengan mengenang peristiwa Merah Putih tanggal 14 februari yang bersejarah di tanah Manado ini, dapat membuka pandangan generasi muda Manado untuk lebih aktif lagi dalam mengetahui peristiwa penting di tanah ini.

Bahkan tentunya peristiwa ini melambangkan bahwa kasih sayang bukanlah hanya dengan memberikan cokelat dan berjalan" bersama pasangan, namun sedari dahulu juga peristiwa kasih sayang sudah terjadi, para pemuda manado yang mencintai NKRI dan tetap mempertahankannya.

"Tentunya sebagai generasi muda Manado yang kreatif, mestinya kita tak hanya mengaitkan hari Valentine sebagai hari kasih sayang untuk pasangan, namun juga adalah hari kasih sayang terhadap bangsa dan negara kita ini, yang anti  perpecahan dan tetap bersatu dalam NKRI," Tutup wanita kelahiran Biak 28 April1998. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved