Puncak Hut ke-83 Panti Asuhan Nazaret Meriah
Ratusan anak panti berkumpul di lokasi aula Panti Asuhan Nazaret yang berlokasi di kelurahan Matani III Lingkungan VIII Kecamatan Tomohon, Sulaw...
Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-83 Panti Asuhan Nazaret Tomohon berlangsung meriah.
Ratusan anak panti berkumpul di lokasi aula Panti Asuhan Nazaret yang berlokasi di kelurahan Matani III Lingkungan VIII Kecamatan Tomohon, Sulawesi Utara, Sabtu (10/2/2018).
Pantauan Tribun Manado, anak-anak yatim piatu ini tampak gembira.
Keakraban terjadi dalam puncak hut di tahun 2018 ini.
Yuli misalnya, satu di antara penghuni Panti Asuhan Nazaret, tampak gembira dan bercengkrama serta bermain dengan teman sebayanya.
"Saya senang bisa berkumpul dengan teman-teman penghuni panti yang tersebar di Sulut," kata Siswi SMP ini.
Sementara, Evan, peserta dari Panti Asuhan Kasih Sayang Remboken, bersyukur bisa mendapat juara pertama pada babak pertama lomba lari memindahkan batu.
"Senang dan gembira bisa berkumpul dengan teman-teman panti," katanya.
Adapun lomba yang digelar yakni lomba pawai kreatif anak-anak, yel-yel, olahraga permainan, bintang vokalia, lari peletakan batu.
Ibadah syukur HUT dipimpin Pendeta Sofi Goni-Rau.
Ketua Panitia HUT, Penatua DR Dolvin J Karwur bersyukur sehingga acara puncak ini bisa berlangsung dengan baik.
"Hut tahun ini puji Tuhan bisa meriah dan kegiatan lomba kita peruntukkan buat anak-anak penghuni panti," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon ini.
Kepala PAK Nazareth Pdt Susjeane Kondoy STh berterima kasih kepada pemerintah Kota Tomohon dalam hal ini Wali Kota Tomohon Jimmy Eman, Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan, pemerintah Provinsi, serta panitia yang sudah mengambil bagian menyukseskan HUT ke-83 itu.
"Harapan di HUT ke-83 akan menjadi kesaksian bagi banyak orang khususnya anak panti bahwa kehidupan anak panti tidak perlu rasa malu, mereka ada harapan dengan adanya di panti kehidupan mereka akan lebih baik," kata Pdt Kondoy.