Internet Putus 1 Menit Pukul 4 Pagi, Hotel Mewah Jepang Minta Maaf

Sebuah hotel bintang lima di Tokyo, Jepang, mengajukan permohonan maaf secara tertulis pada tamunya.

Internet Putus 1 Menit Pukul 4 Pagi, Hotel Mewah Jepang Minta Maaf
webma
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah hotel bintang lima di Tokyo, Jepang, mengajukan permohonan maaf secara tertulis pada tamunya.

Permohonan maaf ini dibuat lantaran akses internet yang dipasang di hotel mewah tersebut mati selama satu menit.

Uniknya, gangguan internet tersebut mati bukanlah di jam sibuk. Melainkan pada pukul 4 dini hari, dimana kebanyakan pengunjung hotel tengah beristirahat. Meski begitu, penginapan yang kemudian diketahui bernama Palace Hotel ini tetap meminta maaf.

Dikutip KompasTekno dari Grape Japan, Sabtu (10/2/2018), Palace Hotel merupakan salah satu penginapan prestisius. Terletak di salah satu pusal bisnis Kota Tokyo, Maronuchi, kebanyakan pelanggan Palace Hotel merupakan pebisnis kelas atas seperti CEO dan tamu VIP.

Bekerja di tengah padatnya waktu, para pebisnis tentunya sangat menghargai setiap detik waktu. Bisa saja mereka melakukan transaksi bisnis atau sekedar menghubungi keluarga melewati batas waktu, melalui jaringan internet pada jam-jam tersebut.

Surat permohonan maaf hotel akibat internet mati satu menit pada pukul 4 pagi.(Imgur)
Surat permohonan maaf hotel akibat internet mati satu menit pada pukul 4 pagi.(Imgur) ()

Sebagai penyedia jasa, masuk akal jika Palace Hotel peka terhadap kekhawatiran yang ditimbulkan akibat masalah sepele. Selain bagian dari pelayanan, langkah ini juga ditujukan untuk menjaga nama baik penginapan. 

Selain Palace Hotel, instansi Jepang lainnya kerap mengajukan permohonan maaf atas kesalahan yang mereka perbuat, baik sengaja maupun tidak sengaja. Contohnya keterlambatan kereta api.

Jika sebuah kereta berangkat lebih lambat selama beberapa detik, Tokyo Railway akan menuliskan permohonan maaf pada secarik kertas yang kemudian dibagikan satu per satu ke penumpang.

Kasus paling ekstrem yang pernah tercatat, perusahaan kereta api Jepang meminta maaf pada sejumlah penumpang lantaran berangkat 20 detik lebih cepat.

Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved