(VIDEO) Bukan Ingin Bunuh Diri, Imamah Mengaku Naik Menara Untuk Cari Badai

Warga Kecamatan Salambabaris Kabupaten Tapin digegerkan aksi seorang warga yang hendak bunuh diri, di menara telekomunikasi

(VIDEO) Bukan Ingin Bunuh Diri, Imamah Mengaku Naik Menara Untuk Cari Badai
screnshoot Video
Warga Kecamatan Salambabaris (Salba) Kabupaten Tapin digegerkan aksi seorang warga yang hendak bunuh diri, di menara telekomunikasi, Rabu (7/2/2018) pagi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga Kecamatan Salambabaris (Salba) Kabupaten Tapin digegerkan aksi seorang warga yang hendak bunuh diri, di menara telekomunikas, Rabu (7/2/2018) pagi.

Dari menara setinggi sekitar 60 meter tersebut, perempuan yang bernama Imamah (38) itu hendak lompat. Namun akhirnya gagal meloncat setelah dibujuk oleh keluarga dan Kapolsek Salba Ipda Sufian menggunakan pengeras suara.

Karena sudah tiga jam Imamah berada di tower, akhirnya Kapolsek Salba Ipda Supian, Kepala BPBD Tapin H Nordin, Danramil Salba Osad, tokoh masyarakat Salba H Yamani dan keluarga Imamah.

Mereka mengatur strategi penyergapan Imamah oleh tim BPBDTapin. Atas persetujuan keluarga, tiga orang tim khusus BPBDTapin memanjat menara tersebut.

Seraya tim BPBD Tapin memanjat menara, di sisi lain pihak keluarga melakukan negosiasi untuk mengalihkan perhatiannya supaya tim yang memanjat itu tidak terlihat oleh Imamah.

Imamah akhirnya berhasil disergap tim BPBD Tapin, sekitar 20 menit, Imamah berhasil diturunkan dengan selamat. Imamah setelah diselamatkan, langsung diamankan di Polsek Salba. Beragam alasan Imamah motivasinya naik ke tower tersebut.

Ketika ditanya alasannya naik ke tower itu, Imamah menjawab hanya ingin mencari badai. Ketika ditanya lagi apakah motivasinya ingin loncat dan bunuh diri. Imamah justru menjawa "kok tahu ?" ucap Imamah seraya menatap sang penanya.

Menurut Kapolsek Salba, Imamah mengalami depresi, bahkan beberapa waktu lalu pernah mendapat perawatan di RS Sambang Lihum, tetapi hanya berobat jalan saja, tidak rawat inap.

Berdasarkan info keluarganya, kata Ipda Supian, pada Senin lalu, Imamah sudah mau naik ke tower itu tapi berhasil dicegah warga. Ipda Supian setelah berembuk dengan keluarga, akhirnya Imamah dibawa ke RS Jiwa Kandangan, Hulu Sungai Selatan.

(Banjarmasinpost.co.id/Ibrahim Ashabirin)

Editor: Aldi Ponge
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved