Para Ilmuwan Dunia Terkejut dan Bingung, Ternyata Ozon Terkuras dari Atmosfer

Namun analisis terbaru menunjukkan kabar sebaliknya, memprihatinkan! Tingkat ozon di stratosfer bawah telah menurun drastis.

Para Ilmuwan Dunia Terkejut dan Bingung, Ternyata Ozon Terkuras dari Atmosfer
ist
bumi dan lapisan ozon 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hasil pantauan data satelit menunjukkan kabar mengejutkan! Tingkat ozon benar-benar turun di stratosfer bagian bawah (lapisan atmosfer sekitar 10 sampai 20 kilometer di atas permukaan bumi.)

Seperti di lansir bbc.net.au, dalam 30 tahun sejak Protokol Montreal menghapus CFC, ozon di kutub dan stratosfer atas menujukan perubahan positif, ozon mulai membaik.

Namun analisis terbaru menunjukkan kabar sebaliknya, memprihatinkan! Tingkat ozon di stratosfer bawah telah menurun drastis.

Beberapa ahli kimia atmosfer menduga perubahan iklim, aktivitas vulkanik, dan senyawa reaktif mungkin tertinggal
Efeknya juga terlihat di sebagian besar dunia sejauh utara di dataran tinggi Skotlandia, dan sejauh selatan ujung selatan Chili.

Namun dmeikian para ahli kimia atmosfir belum bisa mengetahui penyebab pasti yang menguras ozon. Menurut ahli kimia atmosfer Stephen Wilson dari Universitas Wollongong, baru dugaan bahwa pemanasan global salah satu penyebab utama.

Menurutnya, secara keseluruhan, jumlah ozon di seluruh atmosfer nampaknya tetap stabil, Tapi itu karena kadar ozon di troposfer ( bagian bawah atmosfer, tempat kita tinggal ) meningkat. “Dan itu bukan kabar baik,” ujarnya.

Robyn Schofield, seorang ahli kimia atmosfer dari Universitas Melbourne, berpendapat, kemungkinan menghilangnya ozon sebagian besar disebabkan oleh polusi udara.

Untuk diketahui, tanpa ozon, mahluk di bumi benar-benar berjuang untuk hidup. Ozon adalah perisai terhadap sinar UV yang berbahaya.

Sebagian besar ozon diproduksi dari daerah tropis, hutan hujan dan menyebar ke arah kutub melalui atmosfer. (*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved