Kejati Sulut Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor, Kuasa Hukum Siap Buka-bukaan di Persidangan

Artinya, masih ada Rp 8,4 miliar yang uangnya belum diketahui mengalir kemana.

Kejati Sulut Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor, Kuasa Hukum Siap Buka-bukaan di Persidangan
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Kejati Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara melimpahkan kasus dugaan tindak pidana korupsi ke Pengadilan Tipikor Manado, Selasa (6/2/2018).

Kasus kali ini adalah dugaan korupsi proyek pemecah ombak/penimbunan pantai di Desa Likupang II, pada BPBD Kabupaten Minahasa Utara tahun anggaran 2016.

Setelah dilimpahkan ke pengadilan, Kejati Sulut masih mengembangkan kasus ini.

Mangihut Sinaga, Kepala Kajati Sulut menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pihak-pihak yang turut menikmati uang korupsi tersebut.

“Proses hukumnya tak akan berhenti, akan kejar hingga tuntas,'' kata dia.

Total dana pembangunan proyek pemecah ombak di Likupang mencapai Rp 15 miliar. Setelah audit, diketahui ada dugaan merugikan keuangan negara Rp 8,8 miliar.

Tersangka dr Rosa M Tidajoh yang menjabat Kepala BPBD Kabupaten Minahasa Utara tahun 2016, mengembalikan kerugian sebesar Rp 100.000.000.

Robby Maukar yang menjadi pelaksana proyek mengembalikan Rp 225.000.000.

Dana yang dikembalikan mencapai Rp 325 Juta dari total kerugian keuangan negara senilai Rp 8,8 miliar.

Artinya, masih ada Rp 8,4 miliar yang uangnya belum diketahui mengalir kemana. Selain dua tersangka, ada juga Steven yang berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Reynald Pangalia, kuasa hukum tersangka Robby Maukar, mengatakan, pihaknya sudah siap menghadapi persidangan di Pengadilan Tipikor Manado.

“Setelah dilimpahkan ke pengadilan, mungkin dalam kurun waktu seminggu lagi kasus tersebut sudah disidangkan,'' kata Reynald.

Reynalad mengungkapkan, sebagai kuasa hukum dirinya siap membantu kliennya untuk mengungkap semua fakta terkait kasus korupsi proyek pemecah ombak Likupang.

"Siapa saja yang terlibat dalam kasus ini, nanti akan dibuka di pengadilan,'' kata dia.

Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved