Breaking News:

Warga Kawangkoan Minut Tuding Ada Permainan Harga Tanah

Proses pemindahan ratusan kuburan di Desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat, Minut yang masuk

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Andrew_Pattymahu
ARTHUR ROMPIS
Proses pemindahan makam 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Proses pemindahan ratusan kuburan di Desa Kawangkoan Baru , Kecamatan Kalawat, Minut yang masuk  area lahan tol diwarnai pro kontra soal harga ganti rugi.  Sejumlah warga menuding ada permainan harga.

Max Angkouw, salah satu warga, mempertanyakan penetapan harga ganti rugi kepada ahli waris yang berkisar 13 ribu hingga 100 ribu.

"Di kawangkoan baru harga mencapai 400 ribu hingga 1 juta lebih," kata dia. Indikasi ada permainan nampak ketika sejumlah warga melakukan komplain soal harga dan dikabulkan.

Sebut dia, warga yang komplain tersebut mendapat kenaikan ganti rugi dari 100 ribu menjadi hampir 900 ribu.

"Kok bisa seperti itu," kata dia. Ia menuding permainan harga diotaki oknum aparat desa.

Itu karena sejumlah  keluarga aparat tersebut beroleh harga yang baik. Max mengaku mendukung penuh program pemerintah.

Hanya saja, semua harus dilakukan transparan dan sesuai aturan. "Jangan ambil hak warga," kata dia.

Audy Rotinsulu warga lainnya berkeras polemik harga ganti rugi  dituntaskan sebelum diadakan pembongkaran. "Harus selesai dulu masalah ini," beber dia.

Ester warga lainnya mengaku tidak mendapat harga sepantasnya dari pembongkaran kubur opanya. Sebut dia, para penggali tidak menemukan sisa tulang opanya.

"Mereka menggali sembarangan saja, kemudian kerangka jenazah hanya ditaruh di papan, ini benar benar tak pantas," kata dia.

Hukum Tua Desa Kawangkoan Paul Kodong membantah tuduhan warga. Sebut dia,  pengkuran tanah dilakukan oleh tim apraisal.

"Ada tim khusus yang mengukurnya," kata dia. Ia mengakui ada sejumlah warga yang masih menolak. Namun secara keseluruhan pembebasan berlangsung aman. "Sudah 99 persen," kata dia. (art)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved