Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sektor Perumahan 2017 Lambat, Begini Kata Menko Perekonomian

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, konsumsi rumah tangga pada 2017 tumbuh di bawah 5%. Ini kali pertama sejak kurun waktu 2010.

Editor: Lodie_Tombeg
tribunnews
KPR 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, konsumsi rumah tangga pada 2017 tumbuh di bawah 5%. Ini kali pertama sejak kurun waktu 2010.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, konsumsi rumah tangga selama tahun lalu hanya sebesar 4,95% year on year (yoy) terhadap pertumbuhan ekonomi, melambat dibandingkan 2016 yang sebesar 5,01% (yoy).

Menko Perekonomian RI Darmin Nasution dan rombongan mendengarkan pemaparan terkait KEK Bitung
Menko Perekonomian RI Darmin Nasution dan rombongan mendengarkan pemaparan terkait KEK Bitung (TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, bila menyoroti konsumsi rumah tangga saja, memang ada penurunan pertumbuhan. Namun demikian, selalu terbuka peluang untuk membaik.

“Tapi selalu terbuka kemungkinan konsumsi membaik ke 5%, sedikit di atas 5%, ya tergantung permintaan pada barangnya, diminati dan menarik atau tidak,” ujar Darmin di kantornya, Senin (5/2).

Bangun Perumahan
Bangun Perumahan (tribunnews)

Pada tahun ini, menurut Darmin, pemerintah masih optimistis pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,4%.

Sebab, “Ada pilkada nasional, ada Asian Games, dan IMF-World Bank meeting, mestinya dari sisi pengeluaran, khususnya konsumsi membaik,” katanya.

Proyek perumahan Griya Cluster Cibinong
Proyek perumahan Griya Cluster Cibinong (Dokumentasi Mahakarya Land)

Adapun menurutnya, apabila konsumsi stagnan, pertumbuhan ekonomi 5,4% tahun depan bisa terwujud apabila pemerintah bisa mempertahankan pertumbuhan investasi dan ekspor di tahun depan.

BPS mencatat, ekspor selama tahun lalu tumbuh signifikan menjadi 9,09% terhadap pertumbuhan ekonomi. Padahal di tahun 2016, ekspor tumbuh negatif 1,74%.

Perumahan nelayan
Perumahan nelayan (TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS)

Begitu juga dengan impor yang tumbuh 8,06% terhadap pertumbuhan ekonomi selama tahun lalu. Sementara di tahun 2016, laju impor negatif 2,27%.

Sementara, untuk pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi tumbuh 6,15% selama tahun 2017. Ini juga lebih tinggi dibandingkan tahun 2016 yang hanya tumbuh 4,48% terhadap pertumbuhan ekonomi.

Perumahan
Perumahan (tribunnews)

"Ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur bergerak dan seluruh komponen PMTB menggembirakan," kata Kepala BPS Suhariyanto. *

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved