Demi Selamatkan Putri Tercinta dari Longsor, Pasutri Kehilangan Nyawa Tertimpa Reruntuhan

Sumiran dan Salamah ditemukan tewas memeluk dan melindungi Azizah dari reruntuhan rumahnya akibat longsor.

Demi Selamatkan Putri Tercinta dari Longsor, Pasutri Kehilangan Nyawa Tertimpa Reruntuhan
Surya
Proses evakuasi reruntuhan longsor yang menghantam rumah warga di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (4/2/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengorbanan pasangan suami istri (pasutri) Sumiran (54) dan Salamah (40) tak sia-sia.

Putri mereka, Azizah yang masih berusia enam tahun selamat dari reruntuhan longsor.

Bencana longsor yang menyapu rumah Sumiran di Dusun Sambungrejo, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (4/2).

Namun pengorbanan itu membuat pasangan suami istri ini harus kehilangan nyawa.

Sumiran dan Salamah ditemukan tewas memeluk dan melindungi Azizah dari reruntuhan rumahnya akibat longsor.

Azizah hanya terluka ringan dan telah mendapat perawatan dari Puskesmas Songgon.

Kejadian ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur Banyuwangi, Minggu (4/2) dini hari.  Musibah ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.

Akibat hujan yang turun membuat tebing setinggi empat meter, yang berada di belakang rumah korban longsor.

Kedua korban meninggal dunia akibat tertimpa tembok rumah.

Warga baru mengetahui musibah ini ketika mendengar teriakan Azizah yang selamat berkat perlindungan dari tubuh kedua orangtuanya itu.

Halaman
12
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved