BUSEEEEEEET! Harga Sebotol Wiski ini Mencapai 4 Milliar, Ternyata ini yang Membuatnya Mahal

Penjualan ini mencatat rekor sebagai wiski Jepang paling mahal yang pernah dijual dan menegaskan kembali sebuah tren

BUSEEEEEEET! Harga Sebotol Wiski ini Mencapai 4 Milliar, Ternyata ini yang Membuatnya Mahal
sotheby
Sebotol wiski Jepang, Yamazaki, berusia 50 tahun 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada minuman-minuman mahal yang hanya dibuka pada kesempatan istimewa.

Di antaranya adalah minuman langka yang harganya selangit, termasuk wiski asal Jepang ini.

Pada tanggal 30 Januari lalu, sebotol wiski Yamazaki berusia 50 tahun terjual seharga hampir Rp 4 miliar dalam lelang Sotheby Hong Kong.

Penjualan ini mencatat rekor sebagai wiski Jepang paling mahal yang pernah dijual dan menegaskan kembali sebuah tren yang menguat dalam beberapa tahun terakhir: Pasar wiski mewah tumbuh dengan pesat, terutama untuk botol-botol langka.

Paul Wong, yang merupakan spesialis di Sotheby's Wine, Asia, mengatakan, "Kami sangat senang dengan rekor lelang yang dicapai Yamazaki berusia 50 Tahun ini, harga tertinggi dicapai untuk sebotol wiski Jepang."

Wiski Jepang khususnya, telah mengalami lonjakan permintaan besar di segmen minuman mewah. Ini dimulai saat 296 botol langka dari penyulingan Karuizawa yang telah tutup dilelang dan diperebutkan para kolektor.

Koleksi wiski Jepang itu terjual lebih dari Rp 13,5 miliar pada sebuah lelang, dan juga menjadi wiski Jepang yang paling mahal yang pernah dijual.

Lantas seberapa kuat permintaan wiski langka Jepang?

Penjual minuman asal Jepang, Dekanta, baru-baru ini meluncurkan sebuah pengumuman untuk mendapatkan kesempatan membeli satu dari 150 botol wiski Karuizawa berusia 35 tahun, yang sebotolnya dijual Rp 160,5 juta.

Langkah yang sebelumnya tidak pernah terdengar di industri ini menunjukkan betapa banyaknya minat terhadap minuman langka. Sesuatu yang mungkin tidak masuk di akal kita.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Wiski Jepang Termahal Dijual Seharga Rp 4 Miliar

Editor: Try Sutrisno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved