Berprilaku Tidak Wajar, Bocah 5 Tahun Diikat Lalu Dibakar dalam Ritual Voodoo
Dua wanita Peggy LaBossiere (51) dan Rachel Hilaire (40), menurut keterangan polisi tega melakukan hal tersebut sebagai bagian dari ritual voodoo.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua wanita dewasa tega membakar bocah perempuan berusia 5 tahun.
Dua wanita Peggy LaBossiere (51) dan Rachel Hilaire (40), menurut keterangan polisi tega melakukan hal tersebut sebagai bagian dari ritual voodoo untuk membebaskan iblis yang membuat gadis itu berperilaku tidak wajar.
Tak hanya itu saja, dilansir dari laman Metro.co.uk, dua wanita ini juga mengancam akan memotong kepala kakak laki-laki dari gadis itu yang berusia 8 tahun dengan golok.
Menurut kesaksian kakak laki-lakinya tersebut, sang adik saat itu diikat, wajahnya dibakar dan lengannya disakiti menggunakan benda tajam semacam jarum.
Kedua pelaku menolak dituduh telah melukai dan mengancam kedua anak tersebut.
Mereka juga menyatakan dirinya tidak bersalah atas tuduhan penganiayaan, penyerangan dan tuduhan lainnya.
Polisi mengatakan, ibu gadis kecil itu adalah seorang penata rias keturunan Haiti.
Ibu gadis itu sendirilah yang meminta agar Peggy melakukan ritual Voodoo pada anaknya.
Dia belum dituntut tapi menjalani perawatan kesehatan mental.
Dua wanita tersebut akan kembali ke Pengadilan Tinggi Brockton pada hari Rabu untuk mendengan kesaksian yang menentukan apakah mereka terlalu berbahaya untuk dilepaskan.
Dua wanita ini kepada polisi mengatakan, mereka telah melakukan 'pembersihan' untuk keluarga dan teman di masa lalu, sesuatu yang melibatkan doa.
Sambil mengucapkan doa, mereka menggosok kemenyan dan minyak kayu putih, serta garam laut di tubuh mereka, dan membakar mur.
Gadis itu mengalami luka bakar tingkat tiga di wajahnya yang akan membuatnya cacat permanen, kata polisi. (metro.co.uk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/dua-wanita-bakar-bocah_20180205_113327.jpg)