DPKP Temukan 40 Kasus Rabies di tahun 2017
Selang 2017 lalu, tercatat ada sekira 40 kasus rabies yang ditemukan di Kota Manado dan masih menjadi salah satu perhatian serius DPKP
Penulis: Nielton Durado | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO — Rabies atau umumnya dikenal sebagai penyakit anjing gila masih menjadi salah satu perhatian serius Dinas Pertanian, Kelautan Dan Perikanan (DPKP) Kota Manado.
Bagaimana tidak, selang 2017 lalu, tercatat ada sekira 40 kasus rabies yang ditemukan di Kota Manado.
Kepala Dinas DPKP Manado Nolfie Talumewo melalui Kepala Bidang Peternakan Dan Kesehatan Hewan Hesky Mamahit, menyatakan pihaknya intens memantau dan melaukan pengawasan terhadap penyakit yang disebabkan karena gigitan anjing.
Dia mengimbau kepada para warga yang memelihara anjing untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan serta rutin memberikan vaksin anti rabies pada hewan.
“Suntikan vaksin anti rabies pada hewan juga bisa mencegah resiko kematian bagi manusia maka dianjurkan setiap pemilik anjing untuk memberi vaksin rabies bagi hewan peliharaannya,” kata Hesky ketika dihubungi Tribun Manado, Sabtu (3/2).
Sekadar diketahui, pada 2017 lalu, DPKP menyalurkan sekira 17.500 vaksin di 11 kecamatan se-Kota Manado.
Hesky menambahkan, pemberian vaksin tersebut diberikan gratis tanpa di pungut biaya.
“Penyakit ini sebetulnya bisa dicegah dengan memberikan vaksin anti rabies pada hewan peliharaan. Apalagi saat ini kita ingin bebas rabies tahum 2020," ungkapnya.
Vaksin diketahui merupakan cara paling efektif memutus mata rantai penularan baik pada manusia maupun hewan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi_20180203_112553.jpg)