Unsrit Tomohon hadirkan Pakar Dari Korea Selatan

Sariputra University of Indonesia Tomohon gelar seminar dengan tema 'Will hold an international special lecture, Creating A Local Botanical Garden

Unsrit Tomohon hadirkan Pakar Dari Korea Selatan
FERDINAND RANTI

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Sariputra University of Indonesia Tomohon gelar seminar  dengan tema 'Will hold an international special lecture, Creating A Local Botanical Garden in Korea' yang dibawakan pembicara dari Korea Selatan Prof Sung-Kyun KIM PhD. Seminar ini berlangsung di gedung aula Surya Dharma Unsrit, Rabu (31/1/2018).

Selain pembicara dari Korea Selatan, Rektor Unsrit Joost L Rumampuk, Sekretaris yayasan Petrus Palit, Don Kabo WR1 Unsrit jiga ikut membawakan materinya.

Dikatakan mner Don Kabo, seminar ini diselenggarakan merupakan program setiap satu semester mengundang pembicaraan pakar dari luar.

"Sebelumnya ada juga kuliah pakar dari Prof Nur Salam dari Universitas Erlangga di bidang keperawatan. Beliau memberikan kuliah di bidang keperawatan," kata Mner Don Kabo.

Peserta kuliah umum ini diikuti oleh para dosen dan semua mahasiswa dan profesi nurse.

Sekadar diketahui, Unsrit memiliki 11 program studi yakni, Teknik Informatika, teknik komputer, manajemen, akuntansi, ilmu sosial, budidaya perairan, agri bisnis, ilmu keperawatan, profesi nurse, arsitek dan teknik sipil. Dengan total mahasiswa yang aktif 700an.

"Kuliah ini wajib diikuti mahasiswa setiap awal semester termasuk dosen dari 11 prodi karena wajib sebagai pasword ujian di semesteran. Ini juga bagian dari Unsrit mau berkembang menghadirkan pakar dari luar sehingga menmberikan kontribusi kelimuan baik dosen, mahasiswa dan pemerintah yang ada," katanya.

Topil dalam seminar kukiah umum ini yaitu bagaimana membuat taman kota yang bagus, beliau dari Korea mencontohkan bagaimana pengerjaan taman kota yang ada di Kota, karena beliau adalah president ASEAN Central Lanscape Assosiation, pembicara dari Sou Nation University.

"Harapannya kepada peserta yang hadir adalah memberikan wawasan karena pembicara luar negeri wawasan implementasi di korea tidak ada yang dilakukan di Indonesia lebih khusus yang ada di Kota Tomohon, selain keilmuan tentunya memberikan persyaratan bahwa di setiap universitas harus menerima dan mengirimkan pakar bisa saling tukar dan membuka peluang kerjasama dengan pihak korea bahkan Unsrit juga sebagai fasilitas bersama dengan pemerintah Kota nantinya untuk taman Kota Tomohon," pungkasnya.(fer)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved