Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Memanas! Sandiaga Tuduh Ada Mobilisasi Becak, Fraksi PDIP: Tangkap Saja

Menurut PDIP, seharusnya Sandiaga tidak perlu menuduh, melainkan langsung menindaklanjuti temuan tersebut.

Editor: Aldi Ponge
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (25/1/018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mempertanyakan pernyataan Wakil Gubernur Sandiaga Uno soal adanya mobilisasi becak ke Jakarta.

Menurut dia, seharusnya Sandiaga tidak perlu menuduh, melainkan langsung menindaklanjuti temuan tersebut.

"Saya pikir enggak perlu menuduh itu. Langsung berdasarkan intelijen dan perangkat yang dia punya saja, tangkap, tunjukkan siapa yang memobilisasi itu," ujar Gembong di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (30/1/2018).

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI bidang Pemenangan Pemilu Gembong Warsono, di DPD PDIP, Tebet, Jakarta Selata . Senin (25/4/2016)
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI bidang Pemenangan Pemilu Gembong Warsono, di DPD PDIP, Tebet, Jakarta Selata . Senin (25/4/2016) (Kompas.com/Robertus Belarminus)

Menurut Gembong, becak-becak dari daerah datang ke Jakarta justru buntut dari pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pemprov DKI yang membuka pintu untuk becak sehingga komunitas becak di daerah mengadu nasib di Jakarta.

"Jadi ini sebenarnya sebab-akibat, akibat dari pernyataan Pak Anies yang membolehkan becak beroperasi di Jakarta yang notabenenya menurut PDI-P pengoperasian becak di Jakarta melanggar perda," kata Gembong.

Sandiaga Uno sebelumnya menyatakan bahwa ia menduga ada mobilisasi untuk mendatangkan becak dari Indramayu, Jawa Barat, ke Jakarta. Alasannya, becak-becak itu diangkut truk tertutup secara terorganisasi.

Menurut Sandi, apabila tidak ada mobilisasi, para penarik becak itu akan mengayuh sendiri becak mereka.

"Tapi kalau datangnya (becak) pakai truk, truknya ada tertutup dan terorganisir, itu laporan yang datang ke saya, walaupun saya tidak mau suudzon, itu ada mobilisasi," ujar Sandi.
 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved