Ini Kata Pihak Polda Sulut Terkait Demo Warga GMIM

Sepuluh perwakilan diundang pihak Polda Sulut mengklarifikasi tuntutan terkait demonstrasi dari warga GMIM

TRIBUNMANADO/ALEXANDER PATTYRANIE
Perwakilan warga GMIM diundang pihak Polda Sulut 

Laporan Wartawan Tribunmanado.co.id Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Terkait demonstrasi yang dilakukan warga GMIM di Polda Sulawesi Utara (Sulut), sepuluh perwakilan diundang pihak Polda Sulut mengklarifikasi tuntutan mereka.

Seluruh tuntutan mereka diserap Polda Sulut.

Terkait tuntutan Meity Ritha Poluakan, dijawab Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol Hari Sarwono.

Menurut Hari Sarwono, mereka kesulitan mencari saksi ahli yang netral, dan harus dari luar Sulut.

"Tadi sudah kita gelarkan, hasilnya akan kami laporkan ke Kapolda, setelah itu saya beri SP2HP ke pelapor. Masa Kapolda belum tahu malah bapak-bapak dan ibu-ibu sudah duluan," kata dia mengundang tawa para perwakilan demonstran.

Kemudian, terkait kasus anggota kepolisian yang melakukan penjagaan dan pembiaran perbuatan aksi pengrusakan aset gereja di lingkungan UKIT dengan tuntutan ingin mendesak Polda Sulut untuk mempercepat penanganan kasus karena telah merugikan banyak orang dan mencoreng nama baik GMIM lebih khusus Ukit, dijawab Wadirintelkam Polda Sulut AKBP Sucahyo Hadi.

"Kalau saya perhatikan dari cerita ini, ada miss antara rektorat dan yayasan. Secepatnya kami segera informasikan ke bapak-bapak dan ibu-ibu," kata Sucahyo Hadi.

Pihak demonstran pun berjanji bakal terus mengikuti perkembangan laporan tersebut.

Penulis: Alexander Pattyranie
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved