Selundupkan Sabu Dalam Perut, 4 WNA Asal Malaysia Ditangkap di Batam

Petugas gabungan berhasil mengungkap dua kasus penyelundupan narkoba yang dibawa langsung warga negara asing (WNA) Malaysia ke Batam

Selundupkan Sabu Dalam Perut, 4 WNA Asal Malaysia Ditangkap di Batam
KOMPAS.COM/ HADI MAULANA
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri memusnahkan 3477 gram narkotika jenis sabu atau 3,5 Kg sabu yang didapat dari hasil tiga kali tangkapan petugas gabungan dari Bea Cukai (BC) Kota Batam, Ditresnarkoba Polda Kepri, Avsec Bandara Hang Nadim, dan Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (23/1/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Petugas gabungan berhasil mengungkap dua kasus penyelundupan narkoba yang dibawa langsung warga negara asing (WNA) Malaysia ke Batam, Kepulauan Riau.

Petugas gabungan itu terdiri dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau atau Kepri, Bea Cukai (BC) Kota Batam, Ditresnarkoba Polda Kepri dan Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam serta Avsec Bandara.

Kepada Kompas.com, Kepala BNNP Kepri, Richard Nainggolan didampingi sejumlah intansi terkait mengatakan, pengungkapan ini berawal dari tertangkapnya empat WNA asal Malaysia secara bersamaan dengan barang bukti yang disimpan di dalam perut.

"WNA asal Malaysia berinisial MF (29) diamankan pada Sabtu (20/1/2018) lalu di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre dengan barang bukti (BB) 241,13 gram. Dan, MF mengaku akan ada lagi kurir lainnya yang akan masuk ke Batam melalui jalur yang sama," kata Richard, Selasa (23/1/2018) sore kemarin.

Richard menjelaskan, barang haram ini dimasukkan melalui anus, dan dikemas sedemikian rupa agar bisa melewati penjagaan di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre dan Bandara Hang Nadim. Pelaku akan membawa narkoba itu ke Surabaya.

"Dari keterangan MF, kami berhasil mengamankan tiga WNA Malaysialainnya dengan inisial MFZ (34) BB 176,17 gram sabu, MN (37) dengan BB 243,96 gram sabu dan MNR (37) dengan BB 178,6 gram sabu," ungkap Richard.

Keempat tersangka ini juga mengakui telah beberapa kali menyelundupkan narkoba. Bahkan mereka sudah menjelankan aksinya sebanyak delapan kali.

"Diambilnya Batam, karena lokasinya yang strategis dan dari Batam baru mereka terbang ke sejumlah wilayah, namun tujuan akhirnya tetap Surabaya," terang Richard.

Tidak sampai di situ, dari hasil pengembangan keempatnya, BNNP Kepri kembali berhasil mengamankan WNA asal Malaysia yang berinisial MA (24), yang diamankan di kamar 201 Hotel Sky Inn, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau.

"WNA ini diamankan sedang mengonsumsi sabu, dan dari tangan tersangka juga diamankan 100 gram sabu berikut perlengkapan untuk menyabu," kata Richard.

Bahkan hasil pengembangan dari MA, BNNP Kepri kembali mengamankan F (36) yang merupakan warga Batam. Pelaku F bertugas antar jemput WNA ini.

"Dari F juga berhasil disita sabu seberat 2,88 gram. Jadi total seluruh sabu yang diamankan ada 942,74 gram sabu," kata Richard.

Atas perbuatannya, para tersangka tersebut dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Berita ini sudah terbit di Kompas.com dengan judul Selundupkan Sabu dalam Perut, 4 Warga Malaysia Ditangkap di Batam

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved