139 Remaja di Sulut Tertangkap Bawa Sajam pada 2017, Ada yang Membunuh hingga Memerkosa

Butuh penanganan serius! Sebanyak 139 remaja di Sulawesi Utara tertangkap membawa senjata tajam dan terlihat kasus penikaman.

139 Remaja di Sulut Tertangkap Bawa Sajam pada 2017, Ada yang Membunuh hingga Memerkosa
Dok.TRIBUN MANADO
Ilustrasi anak panah wayer 

Namun karena pisau itu ia sempat berurusan dengan aparat berwajib.

Nongkrong di depan sekolah sambil pesta miras, ia dicokok aparat. "Mereka mendapati pisau saya, kena deh," kata dia.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, pihaknya terus berupaya agar anak remaja terhindar dari kasus kekerasan dan sajam.

"Kami sudah buat sosialisasi tapi tetap saja masih ada remaja yang terjerumus kasus kejahatan," kata Tompo.

Ketika melakukan patroli, para remaja ini juga sering terlibat kucing-kucingan dengan petugas.

"Pengaruh lingkungan juga sangat besar untuk membentuk anak terlibat kejahatan. Butuh pengawasan ekstra ketat dari orangtua," kata perwira menengah Polri ini.

Ditambahkan, Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting, dalam setiap razia, selalu saja ketemu orang bawa sajam.

"Banyak di antaranya anak remaja," kata dia.

Ginting pernah bertanya kepada para remaja itu tentang motif bawa sajam. Jawabannya bermacam-macam.

"Ada yang katakan jaga diri, ikut teman, bahkan ada yang bilang agar terlihat gagah," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved