139 Remaja di Sulut Tertangkap Bawa Sajam pada 2017, Ada yang Membunuh hingga Memerkosa

Butuh penanganan serius! Sebanyak 139 remaja di Sulawesi Utara tertangkap membawa senjata tajam dan terlihat kasus penikaman.

139 Remaja di Sulut Tertangkap Bawa Sajam pada 2017, Ada yang Membunuh hingga Memerkosa
Dok.TRIBUN MANADO
Ilustrasi anak panah wayer 

Remaja berinisial FB (17), mencuri, membunuh kemudian memerkosa S, nenek berusia 65 tahun di rumahnya.

FB menikam S dengan sebilah pisau hingga tewas kemudian memperkosa korban.

Pisau memang tak bisa dipisahkan dari kehidupan FB. Menjalani hidup keras, di jalanan serta geng anak muda, membuat pisau wajib dibawa. "Untuk membela diri saja," kata dia, Minggu (21/1/2018).

Dikatakan FB, umumnya anak remaja di gengnya membekali diri dengan pisau.

Beberapa rekannya serius dengan pisau. Ada yang sampai berlatih khusus melempar pisau, layaknya pasukan komando.

Meski demikian, beda dengan rekan rekannya, ia tak punya pisau kesayangan.

"Kalau beberapa teman punya pisau sendiri yang dirawat, tapi saya tak punya," kata dia.

Saat menghabisi S, ia mengaku memakai pisau yang diperoleh di dapur korban. Bawa pisau memang lagi ngetren di kalangan remaja Bitung.

Beda dengan FB yang hidup di dunia hitam, Jun, remaja lainnya mengaku bawa sajam karena ingin gagah-gagahan saja. "Supaya kelihatan gagah," kata dia.

Menurut dia, pisau miliknya dibeli dari seorang temannya. Pisau itu ia rawat menurut penuturan temannya. "Saya sempat taruh lemon," kata dia.

Ia mengaku tak pernah dan tak akan menggunakan pisau itu untuk melukai. "Lihat darah saja takut, saya juga tak tahan lihat ayam dipotong," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved