Tahun Lalu, 25 Ribu Lebih Nyawa Melayang Atas Kasus Pembunuhan di Meksiko

Lebih dari 25.000 nyawa melayang akibat kasus pembunuhan yang terjadi di Meksiko selama tahun 2017 lalu.

Meksiko 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lebih dari 25.000 nyawa melayang akibat kasus pembunuhan yang terjadi di Meksiko selama tahun 2017 lalu.

Angka tersebut menjadikan tahun 2017 sebagai yang paling mematikan bagi warga Meksiko, berdasarkan data dari kementerian dalam negeri.

Hingga total ada 25.339 korban pembunuhan tercatat di Meksiko pada tahun lalu. Bahkan, rekor pembunuhan di negara itu sudah terlampaui sejak masih di bulan November.

Pada Desember sendiri tercatat hingga 2.219 kasus pembunuhan yang terjadi. Demikian dikutip dari AFP, Minggu (21/2/2018).

Otoritas setempat telah mulai mengumpulkan data jumlah korban pembunuhan sejak 1997 silam. Sebelumnya, angka korban pembunuhan tertinggi terjadi pada 2011 dengan 22.409 korban jiwa.

Tingginya angka kekerasan di Meksiko terjadi sejak maraknya kasus perdagangan narkoba yang telah menyebabkan hampir 200.000 kematian sejak Desember 2006.

Ketika itu, mantan presiden Felipe Calderon meluncurkan operasi militer anti-narkoba yang mengundang kontroversi, dikritik hanya menimbulkan lebih banyak korban jiwa.

Data yang ada tidak menunjukkan besarnya kasus pembunuhan terkait kejahatan terorganisasi, namun pakar kriminal mengungkapkan, jumlahnya tetap tinggi, denngan sebagian besar kasus pembunuhan tercatat di kawasan perdagangan narkoba seperti Guerrero selatan dan Veracruz timur.

Pada 2017, negara bagian yang sebelumnya termasuk damai, seperti di Baja California Sur, Colima dan Guanajuato, juga diguncang kasus pembunuhan.

Demi menekan tingginya angka pembunuhan, kongres Meksiko pada pekan lalu telah menyetujui undang-undang keamanan internal yang akan meresmikan peran militer dalam keamanan domestik.

Berita ini telah tayang di Kompas.Com dengan Judul "Tahun 2017 Jadi Tahun Paling Mematikan bagi Meksiko"

Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved