Kevikepan Tonsea Gelar Novena Pertama 150 Tahun Masuknya Kembali Gereja Katolik di Keuskupan Manado

Novena umat Kevikepan Tonsea dalam rangka perayaan 150 tahun masuknya kembali Gereja Katolik di Wilayah Keuskupan Manado

Kevikepan Tonsea Gelar Novena Pertama 150 Tahun Masuknya Kembali Gereja Katolik di Keuskupan Manado
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS
Novena umat Kevikepan Tonsea dalam rangka perayaan 150 tahun masuknya kembali Gereja Katolik di Wilayah Keuskupan Manado diselenggarakan dalam misa, di gereja Paroki Maria Ratu Para Rasul Manembo-nembo, pada Sabtu (20/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI  - Novena umat Kevikepan Tonsea dalam rangka perayaan 150 tahun masuknya kembali Gereja Katolik di Wilayah Keuskupan Manado diselenggarakan dalam misa, di gereja Paroki Maria Ratu Para Rasul Manembo-nembo, pada Sabtu (20/1/2018)

Sebelumnya diadakan prosesi salib dan obor (yang juga dipakai 125 tahun lalu) dari Stasi Santo Fransiskus Xaverius Kema Paroki Santo Paulus Lembean

Pastor Paroki Lembean, Pastor Wens Maweikere mengatakan jarak yang ditempuh 10,4 kilometer. Salib yang diarak menjadi sumber kekuatan.

"Sambutlah salib Yubelium. Itulah kemenangan kita semua," ujarnya.

Ia mengapresiasi panitia lokal. Salib disambut di SD GMIM.

"Di jalan-jalan pemuda inter denominasi juga menyambut. Pemuka umat di Pimpin dan Tanjung Merah juga menyambut" katanya.

Pastor Wens juga menceritakan soal penglihatan salib Kaisar Konstantin di Roma. Selain salib, ia mendengar suara dari langit yaitu in hoc signo vinces (dengan tanda ini kamu akan menang).

"Kaisar Konstantin yang awalnya merasa kalah karena jumlah sedikit akhirnya menang. Mulai saat itu, ia menerima agama Kristen," ujarnya.

Ia mengatakan pada 150 tahun lalu terjadi juga peristiwa iman. Yohanes De Vries membabtis sekitar 60 orang di Kema setelah 200 tahun "dihilangkan" di tanah Minahasa.

Halaman
12
Penulis: David_Manewus
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved