Breaking News:

Kotamobagu - Lukas: Tersangka Mengaku Diberi Sajam oleh Mus

Motor milik Rusli Mantali (39 ) warga Kelurahan Pobundayan Kecamatan Kotamobagu Selatan dirusak oleh satu diantara dua orang pelaku.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
CHRISTIAN WAYONGKERE
Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Hanny Lukas 

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Penyidik Sat Reskrim Polres Bolaang Mongondow (Bolmong) mengungkat otak dan dalang kasus begal motor pencurian kendaraan satu unit motor jenis Honda Revo warna hitam DB 5330 KJ, di jalan kompleks kubur Cina Kelurahan Kotobangon, Kamis tengah malam kemarin.

Motor milik Rusli Mantali (39 ) warga Kelurahan Pobundayan Kecamatan Kotamobagu Selatan dirusak oleh satu diantara dua orang pelaku.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Hanny Lukas otak dari peristiwa itu adalah lelaki MM alias Mus (50) warga Pangian, dari keterangan lelaki SP alias Ito pada hari Rabu (17/1) pukul 22.00 wita terjadi pertemuan antara SP alias Ito bersama lelaki JM alias Man (20) dan lelaki MM alias Mus di taman Kota Kotamobagu.

Saat itu lelaki Mus menyuruhnya (Ito) dan Man untuk mencari sepeda motor karena ada yang akan membeli.

"Otak dari kasus pencurian ini menyuruh kalau sudah dapat, bawa ke Pangian," kata Lukas, Jumat (19/1).

Tak hanya menjadi otak pencurian kendaraan bermotor roda dua, Mus juga memberikan senjata tajam kepada pelaku Ito. Sebelum melakukan aksinya barang tajam itu selipkan ke pinggang sebelah kiri.

Kemudian pada pukul 00.05 wita pada hari Kamis (18/1), dua pelaku Ito bersama lelaki JM alias Man (20) menghampiri ojek yang sedang mangkal di Taman Kota. Ojek tersebut bernama Rusli Mantali (39 ), diminta antarkan kedua pelaku Perum Perbinda di Kelurahan Biga melewati kuburan cina.

"Nah, sebagai tukang ojek bersedia untuk mengantar keduanya, dengan posisi duduk membonceng Ito berada ditengah dan lelaki Man duduk di belakang," tambah Kasat Hanny.

Setibanya di lokasi kuburan cina, Man meminta tukang ojek untuk berhenti karena akan buang air kecil. Saat sepeda motor berhenti, pelaku Man turun dari sepeda motor untuk kencing saat bersamaan menyuruh pelaku lainnya Ito untuk mengeksekusi korban.

"Pelaku Man menyuruh Ito pakai kode. Saat itulah saya langsung mencabut parang yang Ito selipkan di pinggang, selanjutnya membacok tukang ojek yang duduk di sepeda motornya," jelasnya.

Pada saat adegan itu, dari pengakuan pelaku bacokan dilakukan lebih dari satu kali yang mengarah ke kepala, korban sempat menangkis kemudian menghindar dengan melarikan diri meninggalkan sepeda motor.

Saat itulah sepeda motor dilarikan pelaku Ito sementara rekannya Man tidak ikut diatas motor, lari entah kemana. Dengan laju kendaraan Ito membawa motor curian ke arah simpang empat Kotobangon dan mengalami kecelakaan.(crz)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved