Ini Kata Lurah Terkait Material Longsor di Malendeng

Lurah Malendeng hanya Anwar Halidu hanya bisa pasrah, melihat material tanah longsor menjadi lumpur di kelurahan Malendeng

Ini Kata Lurah Terkait Material Longsor di Malendeng
TRIBUNMANADO/ALEXANDER PATTYRANIE
Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal Dua, Manado 

Laporan Wartawan Tribunmanado.co.id Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Terkait material tanah akibat longsor yang menjadi lumpur di Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal Dua, Manado, Sulawesi Utara, Anwar Halidu hanya bisa pasrah.

Pria yang menjabat Lurah Malendeng itu saat ditemui Tribunmanado.co.id di ruang kerjanya, Selasa (16/1/2018) mengatakan, mereka tak memiliki alat berat seperti ekskavator dan dum truk untuk mengangkat material itu sejak terjadi musibah longsor pada 16 Desember 2017 silam.

"Yang penting sudah kami buka. Karena dulu saat kejadian itu, material longsor itu menutupi badan jalan, sama sekali tak bisa lewat," kata dia yang saat menggunakan seragam dinas.

Kendala lain, lanjut dia, sejak pembersihan material pascalongsor itu, tak ada tempat untuk membuang material itu, sehingga hanya diletakkan di pinggir jalan.

"Sejak lama, nanti ada proyek pelebaran jalan Ringroad Satu baru terjadi longsor. Jadi nanti tunggu proyek itu selesai baru kami akan atur jalur airnya," kata dia.

Penulis: Alexander Pattyranie
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved