Polri Bantu Bawaslu Awasi Sosmed, Bagi 4 Tips Cerdas Hindari Berita Hoax
Polri akan membantu Bawaslu melakukan pantauan pada media sosial saat pilkada serentak 2018
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepolisian Republik Indonesia akan membantu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan pantauan pada media sosial saat pilkada serentak 2018.
Hal ini seperti yang disampaikan admin akun sosial media Instagram @divisihumaspolri pada Selasa (9/1/2018).
Ketua Bawaslu RI Abhan menyatakan saat ini medsos kerap dijadikan wadah oleh oknum untuk menyebarkan berita bohong atau hoax.
Tidak hanya hoax, ujaran kebencian, SARA dan black campaign sangat mungkin terjadi di medsos.
Abhan pun berharap dari kerjasama ini akan lebih cepat ditangani kepolisian ketika ditemukan konten negatif.
"Nantinya kalau dalam perjalanan pesta demokrasi, apabila ditemukan konten negatif di medsos, maka akan bisa ditangani langsung oleh kepolisian," kata Abhan.
Tips Cerdas Hindari Hoax
Divisi Humas Polri melalui akun sosial media Instagram juga membagikan Tips menghindari berita Hoax.
Berikut beberapa tips cerdas hindari hoax :
1. Perhatikan Sumber Berita
Pastikan apakah berita itu berasal dari sumber yang terpercaya atau tidak.
2. Baca Keseluruhan Berita
Jangan hanya membaca judul serta paragraf pertama karena seringkali judul dan ringkasan berita dibuat provokatif oleh penulis berita untuk mendapatkan atensi pembaca.
3. Lihat Keaslian Gambar dan Video dalam Berita
Pastikan gambar dan video tersebut bukan merupakan hasil manipulasi pembuat berita.
4. Kritia dalam Membaca Berita
Harus melihat dari berbagai perspektif mengenai berita tersebut agar tidak mudah percaya berita hoax di media sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pilkada_20180111_183014.jpg)