Breaking News:

Usai Tembak Istri dan Tewaskan 3 Orang Lainnya, Polisi Perancis ini Bunuh Diri

Keduanya bertengkar di dalam mobil di depan kediaman orangtua sang istri sebelum Arnaud mencabut revolvernya dan menembak perempuan malang itu.

Kompas.com
Seorang petugas polisi menjaga lokasi penembakan yang dilakukan seorang perwira polisi Perancis di pinggiran kota Paris akhir pekan lalu 

Sementara itu, wali kota Sarcelles, Francois Pupponi memastikan, kedua pria yang ditembak Arnaud Martin di luar rumah mertunyanya, tewas.

"Seluruh korban adalah warga setempat. Saya mengenal mereka karena pernah tinggal di lingkungan tersebut selama 10 tahun," kata 
Pupponi.

Arnaud adalah salah seorang polisi Paris yang diizinkan membawa senjata pulang usai serangan teror pada November 2015 yang menewaskan 130 orang.

Saat itu, pemerintah meyakini lebih baik para petugas polisi membawa senjata mereka pulang sebagai antisipasi jika terjadi serangan serupa.

Kebijakan itu kemudian terbukti kontroversial karena telah muncul beberapa kasus polisi dengan serampangan menggunakan senjata mereka saat mengalami depresi.

Pada September, seorang polisi di kota Noyon, sebelah utara Perancis, menembak mati istrinya dan dua anak mereka sebelum bunuh diri.

Tahun ini, angka bunuh diri di kalangan anggota polisi di Perancis juga meningkat dengan 62 orang polisi meninggal dunia sejak 1 Januari lalu.

Setidaknya, separuh dari seluruh kasus bunuh diri polisi ini menggunakan senjata yang mereka pakai dalam tugas sehari-hari. 

Berita ini sudah terbit di Kompas.com dengan judul Polisi Perancis Tembak Istri dan Tewaskan 3 Orang Lain lalu Bunuh Diri

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved