Makan di Kafe dan Ditemani Ular, Berani Coba?
Jepang mungkin dikenal karena budaya, kebiasaan, dan teknologi futuristik yang lebih banyak.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Jepang mungkin dikenal karena budaya, kebiasaan, dan teknologi futuristik yang lebih banyak.
Tapi yang satu ini mungkin bukan tempat wisata favorit semua orang.
Setelah kafe kucing, anjing, dan burung hantu, kini ada sebuah kafe ular.
Pecinta ular atau mereka yang mencoba menaklukkan ketakutan ular bisa menghabiskan 1000 yen Jepang (setara dengan Rp 119,395) untuk bergaul dengan para reptil.
Tokyo Snake Central memungkinkan kamu menyesap beberapa jus dan mendapatkan beberpa grup sambil memegang ular, jika kamu mau.
Kafe di Shibuya memiliki dekorasi ular dan tema yang sesuai dengan makanan karena mereka menawarkan sosis dengan lidah ular (jangan khawatir, lidahnya hanya memotong potongan tomat).
Pipa kafe bahkan dilapisi wallpaper bermotif kulit ular.
Hisamitsukaneko membuka kafe karena cintanya pada reptil. Dia ingin menghilangkan reputasi berbahaya mereka, dan berharap agar ular tidak berbisa akan membiarkan orang melihat mereka sebagai makhluk yang menyenangkan dan ramah.
Gabungan ini menawarkan 35 ular dari 20 spesis yang berbeda. Beberapa yang populer seperti ular tikur Trans Pecos, ular python hutan, ular jagung, phyton bola, boa pelangi Brasil, ular susu Honduras, ular garnis San Fransisco, dan ular hijau Baron.
Ular disimpan dalam tempat spesial yang transparan dan dengan biaya tambahan kamu bisa memotret yang lebih besar di sofa khusus dengan handuk di pangkuan kamu.
Kafe hewan terbaru telah menjadi hit bagi turis, satu dari mereka meninggalkan review di TripAdvisor.
"Kami memiliki satu ular yang super hiper dan sangat menghibur untuk ditonton," tulisnya.
Beranikah kamu mencobanya? (metro.co.uk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kafe-ular_20180109_172228.jpg)