Dugaan Karena Masalah Percintaan, JAM Nekad Akhiri Hidup Dengan Cara Gantung Diri

Kini aksi gantung diri kembali terjadi di pengeringan kelapa perkebunan 10 wilayah kepolisian Desa Boyong Atas

Dugaan Karena Masalah Percintaan, JAM Nekad Akhiri Hidup Dengan Cara Gantung Diri
TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Korban gantung diri di Kabupaten Minahasa Selatan 

Bersama-sama dengan tim medis melakukan pemeriksaan keadaan tubuh korban.

Bersama dengan hukum Tua, Pendeta dan keluarga korban Bapak JM melakukan koordinasi agar dilakukan otopsi kepada korban, tapi keluarga menolak, karena tidak di temukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi semua orang tua khususnya para pemuda atau remaja dalam berpacaran untuk tidak melakukan hal-hal negatif dan bertentangan dengan ajaran agama.

Bunuh diri atau gantung diri adalah perbuatan dosa yang dilarang oleh semua agama.

Satu diantara warga Minsel TW menghimbau bagi pemuka-pemuka agama serta pemerintah untuk mengambil langkah seperti kampanye anti bunuh serta serta anti tindakan-tindakan ekstrim bagi para pemuda bahkan masyarakat luas di Sulut.

Ia menyarankan, mungkin hal sederhana ini bila digaungkan dapat berdampak positif.

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved