Minahasa Masih Bebas Antraks
Meski di daerah luar Minahasa sudah banyak penyebaran virus antraks yang biasanya menyerang ternak sapi,
Penulis: Finneke | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Meski di daerah luar Kabupaten Minahasa sudah banyak penyebaran virus antraks yang biasanya menyerang ternak sapi, namun bersyukur penyakit mematikan tersebut belum masuk di Minahasa.
"Penyakit antraks sudah sampai di Gorontalo dan belum sampai di Minahasa," jelas Franky Polii, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Minahasa.
Namun menurutnya, Minahasa tidak boleh lengah, lantaran virus tersebut bisa masuk kapan saja ke Sulut khususnya Minahasa, apalagi pengawasan masuknya hewan khususnya sapi di Minahasa masih kurang.
"Pengawasan masuk sapi khususnya di Minahasa belum bisa terjangkau semua, jadi bisa saja masuk tanpa diketahui," jelasnya.
Sehingga memang sampai saat ini khusus Minahasa masih bebas antraks."Tapi diharapkan kalau akan menjual sapi ke luar harus ada pemeriksaan darah," jelasnya.
Ia menjelaskan, virus antraks bukanlah virus yang mudah dimatikan seperti rabies yang mati jika dipanaskan.
"Jika ada hewan sapi yang mati sakit menurutnya jangan langsung dipotong untuk dikonsumsi lantaran tidak menutup kemungkinan terkena antraks," jelasnya.
Sebab menurutnya, antraks sangat mematikan bukan hanya pada hewan sapi tapi juga untuk manusia jika terinfeksi.
Untuk pemeriksaan darah saat ini baru bisa dilaksanakan di laboratorium balai besar feteriner Maros."Hasilnya bisa tiga hari,"jelasnya. (fin)