Pembunuh Gojek Dilumpuhkan

Pembunuh Driver Gojek Dilumpuhkan Tim Manguni 2 Polda Sulut

Tersangka sempat berusaha melarikan diri dengan menabrak anggota tim Manguni.Tim manguni terpaksa menghentikan tersangka menggunakan timah panas

Pembunuh Driver Gojek Dilumpuhkan Tim Manguni 2 Polda Sulut
IST
Tersangka pembunuhan dan perampokan terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas, setelah percobaan melarikan diri dalam penggerebekan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelarian tersangka pembunuhan berinisial TP (33) terhenti saat dilumpuhkan Team Manguni 2 Polda Sulut menggunakan timah panas di kaki kirinya, Selasa (26/12/2017), sekitar pukul 17.30 Wita.

Kepada Tribun Manado, Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito melalui Katim 2 Resmob Manguni AKP Frelly Sumampow SE, mengatakan, dari hasil penyelidikan, tim resmob melakukan penyergapan pada suatu rumah yang juga berfungsi sebagai tempat kos di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken.

"Di situ tersangka diciduk serta ditemukan hp korban yang hilang, dan satu unit sepeda motor, setelah di cek nomor mesinnya cocok dengan milik korban yang hilang juga," jelas mantan kasat reskrim Polres Tomohon ini.

Lanjut Sumampow, pada saat akan dilakukan pencarian barang bukti berupa pisau badik, tersangka berusaha melarikan diri dengan menabrak anggota tim Manguni.

Hal tersebut membuat Tim Manguni melumpuhkan tersangka dengan timah panas mengenai kaki kiri.

"Pada saat dilakukan pencarian barang bukti pisau badik, tersangka berusaha melarikan diri, karena mengelabui anggota, kemudian dilumpuhkan dengan timah panas," kata dia.

"Selanjutnya tersangka dirawat ke RS Bhayangkara Polda sulut dan tindakan lanjut diserahkan ke Polresta Manado," ujar Sumampow.

Lanjut Sumampow, menurut keterangan tersangka, satu minggu yang lalu, korban yang pekerjaan sehari-harinya sebagai driver GoJek menerima orderan dari tersangka TP (33), diseputaran Zero Poin 45 Kota Manado, setelah itu korban membawa tersangka ke arah tujuan Kima Mapanget.

Korban tidak mengetahui rencana yang sudah dipikirkan oleh tersangka.

Setelah sampai tujuan tersangka langsung menikam korban ke arah badan korban sebanyak 2 kali,

Mendapat tusukan tersebut, korban langsung tersungkur.

Disaat korban tersungkur tak berdaya, tersangka langsung melanjutkan aksinya mengambil 1 buah dompet, 1 unit handphone dan 1 unit motor milik korban.

Tak hanya itu, tersangka kemudian mengubur tubuh korban dengan tanah.

Diperkirakan korban sudah meninggal saat itu.

"Motifnya perampokan dan pembunuhan," pungkasnya.(fer)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved