Distanak Jamin Kesediaan Daging di Hari Raya Natal
Distanak Sulut menjamin kebutuhan daging untuk hari raya Natal mencukupi sebagian besar masyarakat Sulawesi Utara
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor
MANADO, TRIBUN - Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut menjamin kebutuhan daging untuk hari raya Natal dan tahun baru mencukupi.
Produksi daging khususnya babi yang jadi primadona konsumsi sebagian besar masyarakat Sulut tersedia.
"Kalau stok daging cukup," ujar Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Utara Arie Bororing kepada Tribun Manado.
Masyarakat umat kristiani tak perlu khawatir, bahkan untuk meyakinkan pemangku kepentingan, Distanak sudah membuat perhitungan lewat Prognosa Ketersediaan dan Kebutuhan Daging.
Dari perhitungan Distanak, Sulut memproduksi daging dari para peternak mencapai 37.250.140 kilogram per tahun.
Dari jumlah itu 56 persen diantaranya merupakan produksi daging babi, atau 22.294.307 kg per tahun.
Khusus untuk daging babi rata rata produksi daging babi per bulan mencapai 1.857.856 kg
Jumlah produksi tersebut dikomparasi dengan jumlah penduduk beragama Kristen sebanyak 1.743.783 jiwa.
Estimasinya setiap Kepala Keluarga (KK) di Sulut terdiri dari 4 orang, dengan estimasi konsumsi per KK sebanyak 2,5 kilogram. Maka dari hasil perhitungan untuk kebutuhan daging mencapai 1.084.240 kg.
Jika menyimak antara produksi daging babi
mencapai 1.857.856 kg dan kebutuhan konsumsi bulanan mencapai 1.084.240 kg. Maka perbandingan itu menunjukkan kebutuhan masih bisa dicukupi dari produksi bahkan lebih.
Itu pun masih bisa dicukupi dari satu jenis yakni daging babi saja. Karena masih ada daging lain yang dikonsumsi oleh masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penjual-daging-babi_20171215_165641.jpg)